Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Jakarta akan revitalisasi Blok M

📅 Jumat, 23 Mei 2025, 16:05 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Jakarta akan revitalisasi Blok M Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (23/5).

Jakarta -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal melakukan merevitalisasi di kawasan Blok M dan ditargetkan rampung pada bulan Oktober 2025.

"Kita akan tata Blok M secara komprehensif," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Blok M, Jumat.

Revitalisasi dilakukan mencakup pembangunan pedestrian, integrasi transportasi, hingga revitalisasi taman dan fasilitas umum. "Ini semua ditujukan agar Blok M benar-benar bisa berfungsi sebagai hub utama Jakarta," ujarnya.

Pramono menjelaskan, dua rute baru Transjabodetabek, yakni Alam Sutera-Blok M dan PIK-Blok M, kini sudah melayani ribuan penumpang setiap harinya.

Karena itu, dia menilai, hal tersebut menandakan bahwa Blok M merupakan kawasan yang strategis. Untuk itu, perlu dilakukan revitalisasi di tempat tersebut.

Dalam jangka panjang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga akan menata tiga taman besar di sekitar Blok M, yakni Taman Ayodia, Taman Langsat dan Taman Leuser.

Selain itu, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu akan diintegrasikan sebagai bagian dari kawasan revitalisasi.

Tak hanya itu, dalam revitalisasi fasilitas Blok M, Pramono pun berpesan agar tempat tersebut juga ramah terhadap kaum disabilitas. Salah satunya harus terdapat jalur pemandu (guiding block) di pedestriannya.

"Sehingga, seluruh kalangan masyarakat dapat merasa nyaman mengunjungi Blok M," katanya.

Untuk memastikan keberlanjutan proyek dan ketertiban kawasan, Pramono menyebutkan, pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan koordinasi dengan pihak keamanan, terutama dalam menanggapi kasus pencurian gorong-gorong dan perlengkapan jalan.

Kepala Dinas Bina Marga, Heru Suwondo menambahkan bahwa pembangunan trotoar juga dilakukan di beberapa titik lain, termasuk Jalan Saharjo, Abdullah Safei dan Simpang Fatmawati, Jakarta Selatan.

"Pekerjaan akan berjalan stimulan dan diupayakan selesai sesuai target," kata Suwondo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.