Dari SD hingga SMK, Sekolah Negeri Jakarta Disulap Jadi Pusat Info SPMB 2025

Jumat, 23 Mei 2025, 21:39 WIB

JAKARTA - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dilengkapi dengan informasi yang mudah diakses meningkatkan transparansi proses seleksi, sehingga mencegah terjadinya kecurangan dan memastikan seleksi berjalan adil. 

Informasi yang mudah diakses memastikan semua calon siswa, terlepas dari latar belakang atau kemampuan ekonomi, memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi SPMB. 

Ket. Foto: Petugas posko layanan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 78 Jakarta tengah bersiaga menunggu keluhan para pendaftar, Selasa (20/5/2025). — Sumber: ANTARA/Risky Syukur

Seluruh sekolah negeri di Jakarta baik jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK dijadikan posko SPMB 2025 untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi.

"Kami berusaha mendekatkan kepada masyarakat ketika ada hal-hal yang perlu ditanyakan," kata Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana di Jakarta, Jumat (23/5).

Nahdiana mengatakan layanan informasi terkait PMB bisa ditanyakan di semua sekolah yang ada di Jakarta, dan itu berlaku untuk semua jenjang.

Menurut dia, ketika warga ingin tanya atau mengalami kendala terkait pendaftaran bisa langsung mendatangi sekolah terdekat yang ada di sekitar.

"Jadi sekolah semuanya buka. Jadi kalau saya dekat dengan SDN 01 Kebon Sirih saya mau mendaftar untuk sekolah SMA itu juga bisa dilaksanakan," ujarnya.

Selain di sekolah lanjut Nahdiana, pihaknya juga membuka posko PMB di setiap wilayah terutama di suku dinas pendidikan.

Menurut dia ada 11 titik layanan luring di wilayah yang ada di Jakarta, kemudian untuk layanan daring bisa melalui 22 nomor telepon, dan media sosial yang dimiliki Disdik.

"Posko PMB di tingkat provinsi kami sediakan di Dinas Pendidikan ini baik luring di daring," katanya.

Sebelumnya, Komisi E DPRD DKI Jakarta menyatakan bahwa sosialisasi terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025/2026 harus jelas dan transparan supaya masyarakat atau wali murid tahu alurnya.

"Diharapkan SPMB tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," kata Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Muhammad Thamrin saat rapat kerja dengan Dinas Pendidikan.

Thamrin mengatakan, pada SPMB 2025/2026 harus disosialisasikan secara terang-benderang agar masyarakat yang akan menyekolahkan anaknya mengetahui alur yang semestinya dilalui.

Karena, kata Thamrin, dari tahun ke tahun permasalahan SPMB terus bermunculan terutama terkait jarak sekolah atau zonasi, afirmasi dan lainnya.

  • SPMB 2025

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.