Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen Veronica: Pelatihan Difabel Perlu Disesuaikan dengan Kebutuhan Pasar Kerja

📅 Kamis, 22 Mei 2025, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamen Veronica: Pelatihan Difabel Perlu Disesuaikan dengan Kebutuhan Pasar Kerja Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri PPPA Veronica Tan dalam acara Media Talkshow bertema "Autisme Bukan Hambatan: Dukungan dan Inovasi dalam Menciptakan Peluang Kerja" yang digelar di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (22/5).

Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menekankan pentingnya pelatihan untuk para difabel dan autisme yang sesuai dengan lapangan kerja yang tersedia.

"Apakah ketika pemerintah memberikan pelatihan itu sesuai enggak dengan job description yang diberikan," kata Wakil Menteri PPPA Veronica Tan dalam acara Media Talkshow bertema "Autisme Bukan Hambatan: Dukungan dan Inovasi dalam Menciptakan Peluang Kerja" yang digelar di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Kamis (22/5).

Pihaknya mengatakan saat ini sejumlah perbankan nasional telah merekrut para pekerja dari kalangan difabel yang telah mendapat pelatihan.

"Bank BCA mereka menerima pekerja-pekerja difabel tapi sudah dilatih. Bank Mandiri juga," katanya.

Menurut dia, kementerian harus merekrut pekerja difabel sebanyak 2 persen.

Sementara sektor swasta harus merekrut difabel 1 persen untuk dipekerjakan.

Pihaknya pun mendorong sinergi lintas sektor, termasuk dengan swasta sebagai penyedia lapangan kerja, melalui rencana pelatihan perempuan dan anak penyandang disabilitas.

"Dengan adanya forum ini dan roadmap lima tahun ke depan untuk pelatihan, negara hadir. Kita punya sentra untuk menerima para difabel yang bisa dilatih untuk kemudian dipekerjakan," kata Veronica Tan.

Pihaknya mencontohkan program pelatihan vokasional di Sentra Terpadu Inten Soeweno di Cibinong, Jawa Barat adalah praktik baik yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Daerah
Jangan Panik! Khofifah Mint...
Olahraga
Timnas Futsal Indonesia Tel...
Rona
Sambut 2027, Ayu Ting Ting ...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.