Ini Tips Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Musim Pancaroba
Kamis, 22 Mei 2025, 20:24 WIBJAKARTA - Musim pancaroba yang ditandai dengan cuaca tak menentu, fluktuasi suhu ekstrem, dan kelembapan tinggi kerap menjadi pemicu timbulnya berbagai penyakit.
Dokter spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) dr. Faisal Parlindungan, Sp.PD-KR, menjelaskan bahwa masa peralihan cuaca ini bisa menjadi tantangan serius bagi sistem imun tubuh.
âPerubahan suhu yang drastis dan kondisi udara yang lembap dapat meningkatkan pertumbuhan mikroorganisme seperti virus influenza dan enterovirus,â kata Faisal kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, penyakit yang paling umum muncul saat musim pancaroba meliputi infeksi saluran pernapasan atas seperti batuk, pilek, flu, alergi seperti rhinitis dan asma, gangguan pencernaan, hingga demam berdarah terutama di wilayah tropis dengan populasi nyamuk yang meningkat.
Untuk mencegahnya, dr. Faisal menyarankan langkah-langkah sederhana tapi krusial seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker di keramaian, mengonsumsi makanan sehat, membersihkan lingkungan untuk mencegah sarang nyamuk, serta melakukan vaksinasi flu musiman.
Selain itu, menjaga daya tahan tubuh juga menjadi kunci. Ia menekankan pentingnya tidur cukup dengan durasi antara 7 hingga 8 jam per hari, menghindari stres, mengonsumsi makanan kaya vitamin C dan D, serta tetap aktif secara fisik minimal 30 menit per hari.
âMakanan seperti jeruk, kiwi, stroberi, ikan laut, telur, dan yogurt sangat baik untuk menjaga imunitas. Suplemen seperti vitamin C, D3, dan zinc juga bisa dipertimbangkan dengan saran tenaga medis,â tambahnya.
Faisal juga mengingatkan pentingnya olahraga teratur dan tidur yang berkualitas.
Ia menuturkan, kurang tidur bisa melemahkan sistem imun, sementara olahraga seperti jalan kaki atau yoga dapat membantu memperlancar sirkulasi dan meningkatkan kerja sel imun.
Dalam menghadapi aktivitas luar ruangan, ia menyarankan masyarakat untuk selalu siap dengan perlengkapan seperti jaket, payung, atau jas hujan.
Selain itu, disarankan juga untuk menggunakan pakaian berlapis, memakai sunscreen, dan segera ganti pakaian jika basah agar tubuh tidak kedinginan.
"Jangan lupa cek prakiraan cuaca sebelum keluar rumah. Dengan menjaga kesehatan secara menyeluruh, masyarakat diharapkan tetap dapat menjalani aktivitas dengan optimal meskipun berada di tengah cuaca yang tak menentu," katanya.
- pancaroba
- cuaca
- penyakit
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Mencegah Penyebaran Penyakit Hewan Saat Pancaroba di Wilayah OKU Timur
-
Real Madrid Puncaki Daftar Klub Terkaya, Liverpool Ungguli Rival Inggris
-
Update Banjir Jakarta: Berikut Daftar 15 RT dan 20 Ruas Jalan Tergenang dari Data BPBD DKI
-
Airlangga: Anggaran Rp335 Triliun Disiapkan untuk Program MBG 2026
-
Polda Metro Jaya Terima 40 Unit ETLE Mobile dari Korlantas Polri
-
Cuaca Ekstrem Sapu Banten 3–8 Desember, BMKG Minta Warga Siaga
-
Djokovic Siap Menderita Sekali Lagi demi Torehkan Sejarah di Final Australia Open
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.