Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berhaji Bareng sang Ibu yang Lumpuh, Buta, dan Lansia, Tetap Jadi Kebahagiaan Sempurna bagi Fatimah

24 Kamis, 22 Mei 2025, 17:00 WIB | Oleh:
Berhaji Bareng sang Ibu yang Lumpuh, Buta, dan Lansia, Tetap Jadi Kebahagiaan Sempurna bagi Fatimah Berhaji Bareng sang Ibu yang Lumpuh, Buta, dan Lansia, Tetap Jadi Kebahagiaan Sempurna bagi Fatimah Doc: antara foto
Ket. Calon jemaah haji Indonesia

MADINAH - Betapa bahagianya Fatimah Zahro (50) saat penantian panjangnya selama 13 tahun terkabulkan ketika mendapati dirinya dipanggil berhaji tahun ini.

Kebahagiaannya terasa makin sempurna saat ia mendapati ibundanya, Junaina M Toyyib (78), yang menurut jadwal sebenarnya baru dapat berangkat tahun depan, bisa turut bersamanya berhaji tahun 2025.

Fatimah merasa harus berangkat dengan Junaina, karena sejak 2016, mata ibunya buta lantaran komplikasi penyakit diabetes melitus yang dideritanya. Junaina juga lumpuh dan tak lagi bisa berjalan karena kerusakan saraf (neuropatic diabetic) di kakinya.

Penyakit gula juga menyebabkan luka di kaki Junaina tak kunjung sembuh. Jadilah dia menjadi penyandang disabilitas ganda. Ia lumpuh, buta sekaligus lansia.

Selama proses administrasi haji di Tanah Air, semuanya tampak berjalan normal. Junaina, Fatimah Zahro dan suaminya menyelesaikan proses administrasi dengan lancar. Mereka semua juga lolos syarat istithaah dari otoritas kesehatan Indonesia, sehingga ketiganya bisa melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) dan bisa diberangkatkan berhaji.

Tiga orang sekeluarga asal Jember Jawa Timur itu pun terbang ke Tanah Suci melalui embarkasi Surabaya. Mereka tercatat pada kloter 31 Surabaya yang mendarat di Bandara Muhammad bin Abdul Aziz Madinah pada 11 Mei.

Fatimah sangat menyadari, melakukan perjalanan haji bersama ummi-nya yang lumpuh, buta, dan lansia akan menjadi perjalanan yang tidak mudah.

Sebagai jamaah lansia dengan disabilitas ganda, Junaina memang sangat membutuhkan pendamping, dan Fatimah Zahrolah pendamping Junaina. Fatimah pun memantapkan diri untuk menjadi pendamping terbaik bagi ibunya.

“Aku akan menjadi mata dan kaki tangan ummi selama di Tanah Suci,” kata Fatimah, yang sehari-hari menjadi pengasuh sebuah madrasah di Jember dengan suara bergetar. Ia berjanji akan menjaga ummi-nya kemana pun ia pergi, ia tak akan berpisah dan meninggalkan Junaina.

Madinah yang saat ini sangat terik tetap menjadi tempat yang nyaman bagi anak-emak itu untuk menunaikan arbain, shalat fardu berturut-turut 40 kali tanpa terputus. “Ummi sangat bersemangat shalat di Masjid Nabawi, ia selalu pingin berada di shaf terdepan,” katanya.

Qodarrullah, ketentuan takdir Allah menguji kebersamaan Fatimah dan Junaina. Karena mereka berselisih bulan saat mendaftar haji 13 tahun lalu, pada saat proses pembagian syarikah, perusahaan penyelenggara haji yang mengurus mereka di Arab Saudi, Fatimah dan Junaini mendapat syarikah yang berbeda.

Akibatnya, ketika hendak berangkat ke kota Makkah, untuk memulai rangkaian ibadah haji, mereka tak tercantum dalam manifes bus yang sama.

Mobilisasi jemaah haji dari Madinah ke Makkah, baru-baru ini, memang sedikit terkendala. Sebabnya macam-macam, bisa karena soal kartu nusuk, berbeda syarikah, maupun administrasi manifes keberangkatan bus.

Akibatnya juga bisa beragam, salah satunya adalah jemaah yang berada dalam satu kloter bisa terpisah akomodasi hotel maupun transportasinya saat di Tanah Suci. Suami dan istri yang terbang satu kloter bisa saja akhirnya terpisah hotel dan transportasinya.

Kondisi itu juga menimpa Fatimah Zahro dan Junaina. Fatimah dan suaminya terdaftar dalam satu manifes bus, bus nomor 6. Sedangkan Junaina tercerai dari rombongan, karena namanya tercantum di manifes bus nomor 10. Fatimah bersikeras agar ibunya dapat turut bersamanya, karena ia tahu ibunya yang lansia dan penyandang disabilitas ganda itu tak mungkin terlepas dan tanpa pendampingan darinya.

Akhirnya, demi berjuang agar tidak tercerai dari ibunya, ia memilih keluar dari bus dan tinggal bersama ibunya, sedangkan suaminya tetap melanjutkan pergi ke Makkah, turut bersama rombongannya yang berangkat pada Selasa (20/5) pagi menuju Tanah Suci.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Luar Negeri
Prancis Kerahkan Ribuan Pol...

LA Lakers Bangkit Kalahkan LA Clippers

44 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
LA Lakers Bangkit Kalahkan ...

Janice Tjen Juarai Ganda Putri Japan Open 2026

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Juarai Ganda Pu...
Daerah
Asap Karhutla Pekat Menyeli...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.