Daop 1 Jakarta Harap Masyarakat Lapor Jika Ada Kegiatan Berbahaya di Sekitar Rel Kereta

Rabu, 21 Mei 2025, 21:54 WIB

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta meminta masyarakat melaporkan kepada petugas KAI atau aparat berwenang bila melihat adanya aktivitas mencurigakan atau berbahaya di sekitar rel kereta api (KA).

"Mari kita jaga lingkungan jalur KA agar tetap aman, bersih dan bebas dari aktivitas yang membahayakan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujar Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko di Jakarta, Rabu (21/5).

Ket. Foto: Petugas membersihkan sampah di rel kereta api di Jakarta, Rabu (21/5/2025). KAI Daop 1 Jakarta KAI Daop melarang masyarakat membuang sampah di jalur rel KA karena dapat berdampak buruk bagi lingkungan dan kondisi prasarana KA. — Sumber: ANTARA/HO-PT KAI Daop 1 Jaka

Dia mengatakan hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum memahami bahaya aktivitas di jalur KA. Banyak dari mereka yang terlihat berjalan kaki, bermain, bahkan menggunakan jalur KA sebagai jalan pintas.

"Hal ini sangat berisiko tinggi dan dapat menyebabkan kecelakaan fatal, baik bagi masyarakat maupun operasional perjalanan kereta api," ujar Ixfan.

Karena itu, KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta terus menggencarkan sosialisasi keselamatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun mengganggu perjalanan KA di jalur aktif.

Dalam sosialisasi tersebut, KAI Daop 1 juga memberikan edukasi mengenai larangan keras membuang sampah di jalur rel KA.

Selain berdampak pada keselamatan operasional, sampah yang menumpuk di sekitar rel berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama saat musim kemarau.

Sampah yang dibuang ke rel juga berdampak negatif terhadap kondisi prasarana KA, seperti menyebabkan genangan dan tanah menjadi becek, menyumbat saluran air, menurunkan kualitas jalur KA serta mengganggu aspek K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) petugas dan perjalanan KA.

"Tumpukan sampah kering yang tersangkut di bantalan rel atau sekitar prasarana sangat mudah terbakar, terutama jika terkena puntung rokok atau percikan api dari gesekan logam," ujar Ixfan.

Dia mengingatkan, tindakan membuang sampah sembarangan termasuk pelanggaran hukum sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Pasal 29 ayat (1) huruf e, yang menyebutkan bahwa setiap orang dilarang membuang sampah tidak pada tempat yang telah ditentukan dan disediakan.

"Kami mengimbau masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan tidak melakukan aktivitas apapun di atas atau di sekitar jalur rel," tegas Ixfan. Ant

  • KAI Daop 1 Jakarta

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.