BAZNAS Banjarmasin Siap Perbaiki Rumah Tidak Layak Huni di 2025
Rabu, 21 Mei 2025, 17:55 WIBBanjarmasin - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 2025 melaksanakan perbaikan rumah tidak layak huni milik warga setempat.
Ketua BAZNAS Kota Banjarmasin H Riduan Masykur di Banjarmasin, Rabu (21/5), menyampaikan, peluncuran program disebutnya Rumah Layak Huni BAZNAS ini ditandai selesainya perbaikan satu rumah tidak layak huni milik warga.
"Hari ini kita resmikan dengan satu rumah warga selesai diperbaiki, yakni rumah Nenek Fatimah," ujarnya.
Diungkapkan Riduan, rumah Nenek Fatimah yang berada di Gang Gembira Kelayan A, Kecamatan Banjarmasin Selatan mendapatkan program ini karena sangat tidak layak huni.
"Nenek Fatimah tinggal dengan satu anak dan dua cucu, rumah beliau dulu sangat tidak layak huni, karena keluarga tidak mampu, hingga mendapatkan bantuan perbaikan," ujarnya.
Dia mengungkapkan, anggaran untuk perbaikan satu rumah rumah Rp35 juta, ditambah bantuan dari Bank Kalsel untuk pemenuhan isi rumah.
"Jadi dibantu juga seperti kasur, lemari, televisi dan perangkat dapur dan lainnya, itu sekitar Rp8 jutaan," ujarnya.
Dia mengungkapkan, program ini juga mendukung program 100 Hari Kerja Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin dan Wakil Wali Kota Ananda dalam visi Banjarmasin Maju Sejahtera.
"Untuk satu bangunan rumah yang sudah selesai ini bagian menyukseskan program100 Hari Kerja Yamin-Ananda, selanjutnya kita rencanakan sebanyak 15 unit rumah tidak layak huni," ujarnya.
Riduan menyampaikan, program perbaikan rumah tidak layak huni ini bisa meningkatkan mengikuti besarnya pengumpulan zakat, infaq dan sedekah dari masyarakat.
"Seperti pada 2024, ada sebanyak 27 rumah tidak layak huni yang diperbaiki," ungkapnya.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakot Banjarmasin, MÂ Taufik Rivani menyampaikan apresiasi atas program BAZNAS kota setempat yang sangat menginspirasi dan membantu penanganan rumah tidak layak huni di kota ini.
"Peresmian program Rumah Layak Huni BAZNAS merupakan bukti bahwa zakat dapat menjadi solusi nyata bagi warga kurang mampu," ujarnya.
Pemkot sangat mendukung dan mengupayakan pendistribusian zakat, infaq dan sedekah dari seluruh pegawai ke BAZNAS, sebab nyata programnya bagi masyarakat.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Warga Jakarta Diminta Siap Hadapi Rob 1-10 Desember
-
Tak Banyak yang Tahu! Ini Cara Ekonomi Biru Bikin Nelayan Kecil Lebih Mudah Menangkap Ikan
-
Raphinha Jadi Pembeda, Barcelona Kian Solid dalam Perburuan Gelar La Liga
-
Guard Phoenix Suns Jalen Green Didenda Rp417 Juta Gara-gara Berkata Kasar
-
Usai Terdampak Banjir dan Longsor, Aktivitas Ekonomi di Pasar Pandan Tapanuli Tengah Mulai Normal
-
Iran-Rusia Bangun Koridor Transportasi Asia Selatan-Eropa Utara
-
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara ke Lemhannas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.