Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ITS Catat Prestasi, Dosen Raih Pendanaan Riset Iklim dari Inggris

📅 Senin, 19 Mei 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
ITS Catat Prestasi, Dosen Raih Pendanaan Riset Iklim dari Inggris Doc: Antara
Ket. Guru Besar Departemen Statistika ITS Prof Heri Kuswanto saat memaparkan risetnya tentang pemodelan iklim yang berhasil meraih pendanaan riset dari Inggris dan merupakan satu-satunya dari Indonesia.

Surabaya - Dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof Heri Kuswanto, meraih pendanaan riset iklim senilai Rp6,9 miliar dari lembaga riset independen Inggris, Advanced Research and Invention Agency (ARIA).

“Program ini diikuti sekitar 120 proposal dari berbagai negara dan hanya 21 yang terpilih. ITS menjadi satu-satunya institusi dari Indonesia yang lolos,” ujar Prof Heri Kuswanto dalam keterangan di Surabaya, Senin (19/5).

Melalui riset berjudul Towards Robust and Unbiased Validation of SAI Simulations (TRUSS): Advancing Ensemble Calibration for Reliable Geoengineering Impact Analysis, Prof Heri berfokus pada pengembangan metode validasi model iklim yang lebih akurat.

Penelitiannya akan menyoroti teknologi Stratospheric Aerosol Injection (SAI), bagian dari pendekatan Solar Radiation Management (SRM) yang bertujuan mengurangi intensitas sinar matahari demi menahan laju pemanasan global.

“Selama ini, penilaian dampak SRM masih menggunakan rata-rata dari data simulasi, padahal keragaman antar model sangat tinggi. Ini menyebabkan hasil yang bias,” ujar Prof Heri, yang juga menjabat Dekan Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi (SIMT) ITS.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, ia mengembangkan konsep TRUSS dengan pendekatan statistik Bayesian Model Averaging (BMA) serta dukungan algoritma machine learning seperti XGBoost.

Pendekatan ini bertujuan menghasilkan analisis yang lebih andal dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, sehingga dapat digunakan sebagai dasar kebijakan iklim global.

Penelitian TRUSS akan berlangsung selama tiga tahun, dengan fokus kawasan Indonesia dan Asia Tenggara.

Cakupannya meliputi analisis dampak SRM terhadap kekeringan, curah hujan ekstrem, dan indeks iklim relevan, yang divalidasi menggunakan data historis.

Dalam pelaksanaannya, Prof Heri berkolaborasi dengan pakar iklim global Dr Daniela Visioni dari Cornell University, AS, dan Dr Matthew Henry dari Inggris.

Selain itu, dua dosen Statistika ITS serta lima mahasiswa dari bidang informatika dan statistika turut dilibatkan.

“Prestasi ini menandakan ilmuwan Indonesia mampu bersaing di level global. Ini juga menguatkan posisi ITS sebagai institusi riset berkelas dunia,” kata Prof Heri, yang baru saja mengikuti Degrees Global Forum 2025 di Cape Town, Afrika Selatan.

Riset ini selaras dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin ke-13 tentang penanganan perubahan iklim, serta poin ke-4 dan ke-17 yang mendukung pendidikan berkualitas dan kemitraan global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Presiden Prabowo Bakal Pimp...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.