- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemprov DKI Jakarta Luncur...
Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Tiga Layanan Kesehatan Gratis
Rabu, 14 Mei 2025, 15:40 WIBJAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi memperkenalkan tiga program unggulan di bidang kesehatan dalam rangka 100 hari kerja bersama Wakil Gubernur Rano Karno. Ketiga program tersebut adalah Layanan Kesehatan Warga Jakarta atau Pasukan Putih, JakCare, dan JakAmbulans yang menyasar beragam kebutuhan layanan kesehatan masyarakat ibu kota.
âAlhamdulillah, hari ini kita luncurkan layanan kesehatan masyarakat atau Pasukan Putih. Ini bukan hanya untuk melayani lansia, tetapi juga untuk anak di atas 18 tahun yang memiliki persoalan kesehatan dengan tingkat ketergantungan berat, dalam artian tidak bisa menjalani aktivitas dasar secara mandiri, apakah itu stroke dan sebagainya,â jelas Gubernur Pramono.Â
Program Pasukan Putih didesain untuk menjangkau warga yang mengalami gangguan mobilitas berat sehingga tidak mampu melakukan aktivitas dasar secara mandiri. Selain melayani para lanjut usia, program ini juga menyasar pasien dewasa dengan kondisi khusus, seperti penderita stroke atau gangguan fisik berat lainnya, yang memerlukan perawatan intensif di rumah.
Sementara itu, JakCare hadir sebagai solusi atas meningkatnya kebutuhan akan layanan kesehatan mental di Jakarta dengan menyediakan telekonsultasi daring bersama psikolog klinis. âSemua biaya konsultasi ditanggung oleh JakCare, sehingga layanan ini gratis. Ini adalah bentuk pemenuhan kebutuhan kesehatan mental bagi warga Jakarta,â imbuh Gubernur Pramono dalam penjelasannya.
Layanan JakCare dapat diakses melalui nomor 0800 1500 119 atau aplikasi JAKI selama 24 jam penuh. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menjelaskan bahwa call center JakCare dioperasikan oleh psikolog klinis profesional yang bekerja dalam tiga shift untuk memastikan ketersediaan layanan sepanjang hari dan minggu.
Ani menambahkan bahwa call center JakCare telah terintegrasi dengan rumah sakit dan puskesmas yang memiliki layanan kesehatan jiwa. âSebanyak 28 dari 44 puskesmas yang ada di DKI sudah memiliki tenaga psikolog. Begitu juga 31 RSUD, semuanya sudah menyediakan layanan kesehatan jiwa. Layanan ini juga menjadi pintu masuk untuk korban kekerasan terhadap perempuan dan anak,â tandasnya.
Program ketiga yang diluncurkan adalah JakAmbulans, yang dilengkapi dengan tambahan unit Tim Medis Gerak Cepat untuk memberikan penanganan pra-rumah sakit. Gubernur Pramono menyebutkan bahwa saat ini telah tersedia 86 unit ambulans lengkap dan 17 motor ambulans untuk menjangkau wilayah padat atau sulit akses.
âProgram JakAmbulans hadir sebagai bentuk perlindungan dasar bagi warga Jakarta. Kami menambah unit Tim Medis Gerak Cepat yang terdiri atas tenaga kesehatan profesional. Layanan ini gratis. Apabila ada pihak yang mencoba memungut bayaran, maka segera laporkan,â jelas Pramono. Layanan ini bisa diakses melalui nomor darurat 112 atau 1119 serta melalui aplikasi JAKI.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Pemprov DKI Jakarta dalam peluncuran ketiga program tersebut. Menurutnya, penerapan teknologi dalam layanan kesehatan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta memperpanjang usia harapan hidup.
âKarena dengan teknologi sekarang, pertama, masyarakat tahu bagaimana cara hidup sehat, bahasa kesehatannya promotif. Kedua, masyarakat melakukan cek kesehatan gratis, itu namanya preventif. Kalau melakukan dua hal ini promotif dan preventif mereka tahu bagaimana cara hidup sehat dan melakukan cek kesehatan gratis, insyaallah usianya bisa sama dengan rata-rata, yaitu 74 tahun,â jelas Menteri Budi.
Melalui peluncuran ketiga program ini, Pemprov DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan mudah diakses bagi seluruh lapisan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga medis, dan pemanfaatan teknologi diharapkan mampu menciptakan sistem layanan kesehatan yang tanggap, cepat, dan menyeluruh.
- Pemprov DKI Jakarta
- layanan kesehatan
- Layanan Kesehatan Gratis
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
IWDF 2026 Digelar, Jakarta Perkuat Posisi Sebagai Kota Global dengan Libatkan 1.200 Penari
-
Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua
-
Peran Organisasi Keagamaan dalam Pembangunan Sosial Jakarta Menurut Wagub Rano Karno
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Fasilitas Belum Optimal dan Picu Macet, Dishub DKI Evaluasi Total CFD Koridor Rasuna Said
-
Memperkuat Peran Perawat pada Transformasi Layanan Kesehatan Masyarakat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.