Kemendiktisaintek 750 Juta Rupiah Per Proposal Program PUI Perguruan Tinggi
Rabu, 14 Mei 2025, 23:46 WIBJAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) meluncurkan program Pusat Unggulan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi-Perguruan Tinggi (PUI-PT) untuk mengembangkan ekosistem riset dan inovasi di perguruan tinggi. Program ini bertujuan menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat unggulan iptek nasional yang dapat membantu menyelesaikan masalah masyarakat.Â
Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemendiktisaintek, Fauzan Adziman, menyatakan bahwa program PUI-PT akan didanai pemerintah dengan maksimal 750 juta rupiah per proposal untuk PUI-PT lanjutan, dan 500 juta rupiah untuk PUI-PT baru. Saat ini, terdapat 73 pusat unggulan riset, dan ada potensi pengembangan pusat riset baru dari perguruan tinggi.
"Ini dengan maksud agar perguruan tinggi kita tumbuh sebagai pusat unggulan iptek nasional sehingga bisa membantu penyelesaian masalah masyarakat," ujar Fauzan, dalam konferensi pers, Rabu (14/5).
Dia menerangkan, program ini menyasar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta pedesaan, dengan harapan perguruan tinggi melakukan riset yang selaras dengan bidang prioritas riset nasional. Output yang diharapkan meliputi riset terapan, paten, dan hilirisasi kebijakan.Â
Fauzan berharap program ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, membangun ekosistem riset dan penelitian yang lebih baik, serta membuka akses masyarakat ke teknologi, yang berdampak signifikan pada pembangunan desa melalui transformasi sosial, ekonomi, teknologi, dan infrastruktur.Â
"Dampak yang diharapkan dari program yang kami sampaikan adalah terbukanya akses masyarakat ke teknologi dan adanya perubahan di desa dan sektor transformasi sebagai bagian dari transformasi sosial, ekonomi dan teknologi dan infrastruktur yang berdampak signifikan pada pembangunan desa," jelasnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, PUI-PT dihadirkan untuk mendorong lahirnya pusat unggulan di setiap perguruan tinggi. Tidak hanya unggul dalam publikasi ilmiah berupa paper-paper berkualitas, tapi juga mampu lebih dari itu, melakukan hilirisasi hasil riset hingga menjadi produk komersial yang siap diterima oleh masyarakat.
Melalui program tersebut, pihaknya ingin memperkuat tata kelola riset, sekaligus menciptakan solusi berbagai macam persoalan di masyarakat berbasis sains. Dia berharap, program tersebut dapat membangun kampus sebagai simpul inovasi nasional, pusat-pusat riset kajian yang menyelesaikan masalah-masalah sekitarnya.
"Akhirnya (kampus) bisa mampu menjawab tantangan industri, memajukan UMKM, serta menumbuhkan teknologi di atas kaki kita sendiri," katanya.
- Kemendiktisaintek
- Mendiktisaintek
- Brian Yuliarto
- PUI-PT
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Pemprov Mesti Cermati Serbuan Virus Nipah
-
Kemdiktisaintek Tingkatkan Kolaborasi dengan Inggris Lewat JWG 2025
-
Mesir dan PBB Kerja Sama Perkuat Pelaksanaan Gencatan Senjata di Gaza
-
Cegah Banjir, Pemprov DKI Jakarta Lakukan Modifikasi Cuaca Selama Lima Hari
-
Kemendiktisaintek Siapkan Rp75,9 Miliar Bantu Mahasiswa dan Dosen Korban Bencana Sumatera
-
Pemkot Ambon Perkuat Program Pembangunan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
-
DKI Bentuk Tim Investigasi Selidiki Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.