• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Zero Fluoroscopy, Teknik N...

Zero Fluoroscopy, Teknik Non Radiasi Atasi Penyakit Jantung Struktural

Selasa, 13 Mei 2025, 20:06 WIB

JAKARTA - Penyakit jantung struktural kini bisa diatasi dengan metode zero fluoroscopy, yaitu teknik intervensi jantung tanpa sinar-X dan tanpa risiko radiasi sehingga aman untuk anak-anak hingga pasien berkondisi khusus.

"Zero fluoroscopy adalah prosedur intervensi non-bedah yang tidak menggunakan sinar radiasi," kata dokter spesialis jantung dan pembuluh darah subspesialis kardiologi intervensi di RS Siloam Jantung Diagram Cinere, Jawa Barat, DR dr Sidhi Laksono, Sp.JP, dalam siaran pers pada Selasa (13/5).

Ket. Foto: DR. dr. Sidhi Laksono, Sp.JP, Subsp.KI(K), FIHA, MARS, MH, CPHM, FISQUA dokter spesialis jantung dan pembuluh darah subspesialis kardiologi intervensi di RS Siloam Jantung Diagram saat sedang melakukan tindakan medis. — Sumber: ANTARA/HO

Ia menjelaskan, penyakit jantung struktural adalah gangguan pada struktur anatomi jantung, seperti katup, dinding jantung, atau pembuluh darah besar.

Penyakit jantung struktural bisa terjadi karena bawaan sejak lahir atau berkembang seiring waktu karena penuaan, infeksi, atau penyakit lain.

Berbeda dengan jantung koroner yang disebabkan penyumbatan pembuluh darah, penyakit ini memengaruhi fungsi mekanis jantung, misalnya katup yang bocor atau menyempit, sehingga mengganggu aliran darah.

Kebocoran sekat jantung itu kini dapat ditangani tanpa operasi terbuka berkat teknik zero fluoroscopy karena dokter dapat menutup kebocoran tersebut dengan presisi tinggi.

Pada prosedur fluoroscopy konvensional, diperlukan zat kontras untuk melihat struktur jantung dan posisi alat, sehingga berisiko bagi pasien dengan gangguan fungsi ginjal.

Sebaliknya, metode zero fluoroscopy tidak menggunakan zat kontras, sehingga lebih aman untuk pasien dengan masalah ginjal.

Prosedur ini mengandalkan pencitraan non-radiasi seperti TEE (Trans-Esophageal Echocardiogram) untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan akurat selama tindakan berlangsung.

"Untuk memandu tindakan, kami menggunakan modalitas pencitraan lain seperti TEE, yang memberikan tampilan struktur jantung secara detail. Ini sangat bermanfaat bagi pasien dengan gangguan ginjal karena tidak perlu zat kontras,” kata dr Sidhi, seraya menambahkan, "dengan prosedur ini, paparan radiasi bisa ditekan hingga nol."

Tahapan zero Fluoroscopy

Sebelum menjalani prosedur zero fluoroscopy, pasien akan berkonsultasi dengan tim medis yang terdiri dari dokter spesialis jantung intervensi struktural, dokter spesialis jantung ahli ekokardiografi, dan dokter spesialis anestesi.

Karena prosedur tersebut menggunakan alat yang dimasukkan melalui kerongkongan (esofagus), maka pasien perlu berpuasa selama 6 hingga 8 jam sebelum tindakan.

Prosedur zero fluoroscopy terdiri dari beberapa tahap. Pertama, pasien akan dibius, setelah itu alat TEE dimasukkan melalui tenggorokan untuk menampilkan struktur jantung secara real-time di layar monitor menggunakan gelombang ultrasonik.

Langkah berikutnya, dokter akan memasukkan kateter melalui pembuluh darah di paha (arteri atau vena femoralis), tergantung pada lokasi kebocoran.

Kateter diarahkan menuju jantung untuk menutup lubang atau kebocoran pada sekat jantung. Prosedur itu biasanya berlangsung selama 1–2 jam sejak anestesi diberikan.

Setelah tindakan, pasien akan menjalani rawat inap selama lima hari, yaitu dua hari sebelum prosedur dan tiga hari setelahnya. Jika diperlukan, pasien juga akan mendapatkan antibiotik untuk mencegah infeksi.

Prosedur intervensi dengan teknik zero fluoroscopy minim efek samping karena tidak menggunakan radiasi, sehingga lebih aman bagi pasien maupun tenaga medis.

Adapun efek samping yang mungkin akan muncul bersifat ringan dan lazim terjadi dalam prosedur medis, seperti mual atau muntah akibat anestesi.

“RS Siloam Jantung Diagram adalah rumah sakit khusus jantung yang berlokasi di Cinere yang didukung oleh tim dokter berpengalaman dan teknologi terkini untuk menangani berbagai jenis gangguan jantung," kata dia.

"Kami menjadi salah satu dari sedikit rumah sakit di Indonesia yang sudah rutin melakukan prosedur zero fluoroscopy, prosedur tanpa radiasi yang aman dan nyaman bagi pasien, ditangani langsung oleh tenaga medis yang ahli di bidangnya,” ujar dr Sidhi. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.