Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Idul Adha, Pemkab Probolinggo Percepat Vaksinasi PMK

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 18:15 WIB | Oleh:
Jelang Idul Adha, Pemkab Probolinggo Percepat Vaksinasi PMK Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Probolinggo
Ket. Ilustrasi: Petugas melakukan vaksinasi PMK di Desa Pandean, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Senin (12/5).

PROBOLINGGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Jawa Timur (Jatim), mempercepat vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap hewan ternak menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.

"Kami terus memperkuat langkah pencegahan di wilayah Kabupaten Probolinggo. Upaya itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan hewan kurban yang sehat dan bebas dari penyakit menular," kata Kepala Dinas Pertanian (Dipertan) Kabupaten Probolinggo Arif Kurniadi di kabupaten setempat, Selasa.

Pihaknya melaksanakan vaksinasi PMK di Desa Pandean, Kecamatan Paiton, yang dipimpin oleh dokter penyelia drh Adi dan dibantu oleh petugas teknis lapangan, sehingga total hewan sebanyak 64 sapi, 64 domba dan delapan kambing, telah menerima vaksinasi PMK.

Tidak hanya vaksinasi, kata dia, tim juga mengadakan kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat di dua lokasi berbeda, guna meningkatkan pemahaman peternak tentang pentingnya vaksinasi dan perawatan hewan setelah disuntik vaksin.

Sementara Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dipertan Probolinggo Nikolas Nuryulianto mengatakan program vaksinasi bisa sukses jika mendapat dukungan dari pemilik ternak.

Ia mengatakan ada empat langkah penting yang harus dilakukan peternak sebagai bentuk dukungan dalam menyukseskan program vaksinasi PMK.

"Peternak bersedia ternaknya divaksin, menjaga kualitas pakan, merawat kebersihan kandang, dan memberikan perhatian khusus pada hewan setelah mendapat vaksinasi PMK. Keempat hal tersebut sangat sederhana tapi krusial untuk mencegah penyebaran PMK," tuturnya.

Ia menjelaskan pentingnya vaksinasi PMK sebagai langkah preventif menjelang Idul Adha 1446 Hijriah/2025 karena tujuannya sangat jelas untuk mencegah penularan PMK dan memastikan hewan kurban yang akan disembelih nanti benar-benar sehat dan layak dikonsumsi.

Menurutnya, vaksinasi PMK itu merupakan bagian dari rangkaian persiapan menjelang hari besar keagamaan agar masyarakat bisa menjalankan ibadah kurban dengan tenang tanpa kekhawatiran terkait kesehatan hewan.

"PMK bukan hanya masalah kesehatan hewan, tetapi juga soal kepercayaan dan keamanan pangan masyarakat. Dengan pelaksanaan vaksinasi secara masif dan edukasi kepada masyarakat, saya berharap bisa mencegah munculnya kasus PMK menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah," katanya.

Nikolas mengatakan langkah percepatan vaksinasi sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga sektor peternakan dan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Inggris Minta Warganya Hind...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.