Indonesia Tampilkan Pencak Silat dalam Gala Dinner OCA

Senin, 12 Mei 2025, 21:15 WIB

Jakarta - Indonesia mencuri perhatian dalam Gala Dinner Olympic Council of Asia (OCA) General Assembly 2025 di Bangkok, Thailand, Minggu (11/5), saat menampilkan pencak silat sebagai simbol diplomasi budaya dan kekuatan identitas nasional di panggung olahraga Asia.

Dari 45 negara anggota OCA, hanya enam yang mendapat kesempatan tampil dalam acara yang turut dihadiri Presiden IOC terpilih Kirsty Coventry, Presiden IOC sebelumnya Thomas Bach, dan Presiden OCA Raja Randhir Singh. Indonesia menampilkan pertunjukan yang dikemas kelompok seni Etoile Dancer dengan sentuhan budaya Asia Tenggara.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

"Tentu saja kami merasa terhormat dipercaya untuk menampilkan salah satu pertunjukan terbaik kami. Kami mempersembahkan budaya Indonesia yang indah, termasuk pencak silat," kata Presiden Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Okto menyebut penampilan ini menjadi bagian dari semangat "Together for Excellence”. Keunggulan tak hanya soal prestasi, tetapi juga memperkenalkan identitas melalui kekuatan budaya.

Penampilan yang digarap Art Director Archangela Lina Lukman menampilkan perpaduan seni dan nilai-nilai bela diri Asia Tenggara, dengan pencak silat sebagai benang merah yang menyatukan.

"Pencak silat bukan hanya bela diri, tapi juga filosofi hidup yang mencerminkan unity of the world. Kami senang pesannya tersampaikan dengan kuat ke seluruh audiens,” ujar Archangela.

Assistant Director dan Koreografer Cepi Gunawan menambahkan penampilan ini juga melibatkan unsur bela diri dari negara-negara Asia Tenggara sebagai penguat narasi kolektivitas regional.

"Kami ingin menyatukan budaya Asia Tenggara dalam semangat pencak silat. Alhamdulillah semua berjalan lancar, pesan budaya Indonesia diterima hangat," ujarnya.

Komite Eksekutif NOC Indonesia Josephine Tampubolon mengatakan partisipasi dalam acara tersebut menjadi bentuk kontribusi aktif Indonesia di OCA.

"Indonesia tidak ingin hanya jadi tamu, tapi juga menunjukkan eksistensi melalui kontribusi aktif," kata Josephine.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

Pasar-pasar Sepi Pengunjung, DPRD Banjarmasin Dorong Perlunya Penataan Ulang

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.