Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pacitan Menyiapkan 24 Koperasi Merah Putih sebagai Proyek Percontohan

📅 Senin, 12 Mei 2025, 23:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pacitan Menyiapkan 24 Koperasi Merah Putih sebagai Proyek Percontohan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian (Dikuperin) Pacitan, Prayitno (tengah), saat memimpin rapat koordinasi bersama pihak terkait di Kantor Dikuperin Pacitan, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Pacitan – Pemerintah Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, menyiapkan 24 koperasi merah putih sebagai proyek percontohan (pilot project) dalam rangka percepatan pembentukan koperasi di tingkat desa.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindustrian (Dikuperin) Kabupaten Pacitan, Prayitno, Senin (12/5), mengatakan pembentukan koperasi tersebut akan dimulai dari dua desa di masing-masing kecamatan.

"Total ada 12 kecamatan, sehingga pada tahap awal dibentuk 24 Koperasi Merah Putih di 24 desa," kata Prayitno.

Prayitno menjelaskan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan camat, instansi teknis, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terkait rencana ini.Sosialisasi juga telah dilakukan secara daring kepada seluruh kepala desa dan ketua BPD.

Program ini merupakan tindak lanjut atas permintaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Timur agar setiap kecamatan membentuk minimal dua Koperasi Merah Putih.Biaya pendirian koperasi, termasuk akta notaris, difasilitasi oleh pemerintah provinsi.

Sementara itu, 148 desa lainnya masih dalam proses pra-musdes dan musyawarah desa untuk menindaklanjuti pembentukan koperasi serupa.

"Diharapkan 24 Koperasi Merah Putih ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain," ujarnya.

Beberapa desa yang masuk dalam pilot project antara lain Desa Arjosari (Kecamatan Arjosari), Desa Semanten (Kecamatan Pacitan), Desa Pelem (Kecamatan Pringkuku), dan Desa Punung (Kecamatan Punung).

"Pemilihan desa didasarkan pada potensi ekonomi yang bisa dimaksimalkan dan semangat pemerintah desa dalam mendukung pembentukan koperasi," imbuh Prayitno.

Menurutnya, Koperasi Merah Putih bertujuan memperpendek rantai distribusi, mencukupi kebutuhan pokok secara mudah dan murah, serta menampung hasil panen warga, termasuk nelayan dan pelaku UMKM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.