PPIH Medan Meminta Jemaah Calon Haji Selalu Pakai Gelang Identitas di Tanah Suci
Sabtu, 10 Mei 2025, 22:38 WIBMEDAN â Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan meminta jemaah calon haji asal Sumatera Utara agar selalu memakai gelang identitas di Tanah Suci.
"Jemaah calon haji diminta untuk selalu memakai gelang identitas," tutur Sekretaris PPIH Embarkasi Medan, Muhammad Yunus, di Medan, Sabtu (10/5).
Gelang identitas ini dipakai oleh jemaah Indonesia selama melaksanakan rangkaian ibadah haji di dua kota suci umat Islam, yakni Makkah dan Madinah.
Pihaknya mengimbau gelang identitas ini jangan pernah dilepas mulai saat diterima di embarkasi, kemudian saat di Tanah Suci hingga kembali ke tanah air.
"Jangan sampai tertukar dengan jemaah lain. Gelang identitas ini merupakan ciri khas jemaah dan petugas haji Indonesia," kata Yunus saat menyambut kedatangan jemaah calon haji Kloter 9 Embarkasi Medan.
Menurut dia, di dalam gelang ini berisi keterangan asal embarkasi, tahun keberangkatan, nomor kloter, dan nomor paspor jemaah.
Kemudian, tulisan jemaah haji Indonesia dalam bahasa Arab, nama jemaah/petugas sesuai nama di buku paspor, dan terakhir bendera Indonesia.
"Gelang identitas itu untuk memudahkan berbagai pihak dalam mengidentifikasi jemaah ketika terpisah, lupa arah jalan ke hotel atau pemondokan," ungkap dia.
Yunus juga mengingatkan jemaah calon haji Indonesia, khususnya asal Sumatera Utara tidak membawa barang bawaan yang berlebihan.
Selain itu, jemaah calon haji juga dilarang membawa semprotan aerosol, korek api gas, benda mudah terbakar, dan power bank berkapasitas tinggi tanpa izin.
Jemaah calon haji Kloter 9 Embarkasi Medan berjumlah 360 orang berasal dari Kota Medan yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci dari Bandara Kualanamu Deli Serdang pada Minggu (11/5) pukul 06.00 WIB.
Data PPIH Embarkasi Medan menyebutkan sebanyak 2.867 orang atau sekitar 34,04 persen jemaah calon haji asal Sumatera Utara telah di Tanah Suci.
Total sebanyak 8.422 calon haji reguler asal Sumatera Utara tergabung dalam 24 kloter diberangkatkan ke Tanah Suci pada 2 hingga 30 Mei 2025.
"Kita mengingatkan larangan membawa benda tajam, seperti gunting, pisau, dan cairan lebih dari 100?mililiter. Makanan berbau menyengat juga termasuk dilarang," tegas Yunus.
- Jemaah Calon Haji
- Gelang Identitas
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.