Gunung Huangshan Seimbangkan Pariwisata dengan Perlindungan Ekologis

Sabtu, 10 Mei 2025, 18:23 WIB

HUANGSHAN - Gunung Huangshan, yang terdaftar sebagai Situs Warisan Budaya dan Alam Dunia UNESCO, sukses menarik banyak wisatawan.

Guna meminimalkan dampak pengunjung terhadap pertumbuhan vegetasinya, Objek Wisata Huangshan membuat jadwal penutupan bergilir terhadap situs-situs wisata utamanya. Langkah ini menjadi bagian dari pengaturan khusus untuk perlindungan ekologis.

Ket. Foto: Wisatawan asing berfoto selfie di depan Pohon Salam Tamu, sebuah landmark ikonik Gunung Huangshan, di Provinsi Anhui, Tiongkok. — Sumber: Antara/Xinhua

Puncak Tiandu, salah satu situs terpopuler di Objek Wisata Huangshan, telah mengakhiri "masa libur"-nya yang berlangsung selama lebih dari lima tahun.

Situs itu kembali dibuka untuk umum pada 20 Mei 2024. Sementara itu, Puncak Lianhua, puncak tertinggi Gunung Huangshan, sejauh ini telah ditutup selama lebih dari setahun.

Wu Yijun, seorang engineer senior dari biro taman dan hutan di bawah naungan komite pengelola Objek Wisata Huangshan, senantiasa mengidentifikasi hama hutan melalui mikroskop di Provinsi Anhui, China timur.

Sementara Tang Mingxia, seorang engineer di biro taman dan hutan di bawah naungan komite pengelola Objek Wisata Huangshan, secara rutin memeriksa kondisi tanaman di Puncak Lianhua di Huangshan, Provinsi Anhui, Tiongkok timur. Ant/Xinhua

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.