Cuaca Yogyakarta: Hujan Saat Kemarau, Dipicu Faktor Siklon

Sabtu, 10 Mei 2025, 12:54 WIB

YOGYAKARTA – Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca lokal yang dapat terjadi di tengah periode kemarau yang tidak sepenuhnya kering tahun ini.

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami anomali cuaca dalam sepekan terakhir. Hujan deras disertai angin kencang masih terjadi di beberapa wilayah, padahal berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah ini seharusnya sudah memasuki musim kemarau sejak Mei 2025.

Ket. Foto: Selain hujan es, cuaca buruk di Yogyakarta juga menyebabkan pohon tumbang dan genting beterbangan. — Sumber: BPBDSleman/yds

Kepala Pelaksana BPBD DIY, Noviar Rahmad, mengonfirmasi kondisi ini. Menurutnya, fenomena hujan di tengah musim kemarau ini disebabkan oleh faktor pengaruh adanya siklon.

"Kondisi hujan sekarang itu adalah pengaruh dari adanya siklon," ujar Noviar, Kamis (8/5) lalu. Ia menjelaskan, musim kemarau tahun ini berbeda dengan 2024 yang kering total, karena diperkirakan akan ada periode hujan yang menyelingi musim kemarau. Namun, ia menegaskan, cuaca ini dikategorikan sebagai "kemarau yang diselingi dengan hujan", bukan cuaca ekstrem. Hujan dan angin ini diperkirakan berlangsung hingga Sabtu (10/5) hari ini.

Seorang prakirawan cuaca dari BMKG Stasiun Klimatologi DIY, Bapak Ahmad Saifuddin, menambahkan penjelasan mengenai faktor siklon tersebut.

"Siklon di belahan bumi lain dapat memengaruhi pola angin dan mengalirkan massa udara basah ke wilayah yang seharusnya sudah kering. Ini yang menyebabkan potensi hujan tetap ada," jelas Ahmad.

Fenomena ini perlu diwaspadai, meski status siaga darurat bencana hidrometeorologi DIY secara umum tidak diperpanjang (berakhir 8/5), kecuali untuk Sleman yang diperpanjang hingga 30 Mei karena kondisi lokal yang masih rentan hujan lebat dan angin kencang. Kulon Progo, bahkan berstatus tanggap darurat akibat perbaikan pascabanjir luapan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Yuniar Dwi Setiawati

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.