Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamentan Mengungkap Potensi B100 usai Uji Coba di Sukabumi

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 23:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamentan Mengungkap Potensi B100 usai Uji Coba di Sukabumi Doc: ANTARA
Ket. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menjawab pertanyaan awak media di sela kunjungan kerja di Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (9/5/2025).

JAKARTA – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, mengungkapkan potensi penggunaan biodiesel (B100) sebagai energi terbarukan, usai melakukan uji coba inovasi tersebut di Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar, Sukabumi, Jawa Barat.

"B100 tadi sudah kita coba, hasil dari minyak sawit kita convert menjadi biodiesel 100 persen. Kemudian dimasukkan ke dalam mobil, ternyata hasilnya mobilnya jalan dan baik," kata Wamentan ditemui di sela-sela kunjungan kerja di Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar, Sukabumi, Jumat (09/5).

Menurutnya, hasil uji coba B100 sangat positif, dengan minyak sawit yang dikonversi menjadi biodiesel berhasil menggerakkan kendaraan secara optimal tanpa kendala teknis berarti.

Konversi biodiesel dari mulai dari B35 hingga B100 melibatkan peningkatan proporsi biodiesel dalam campuran bahan bakar. B35 adalah campuran 35 persen biodiesel dengan 65 persen solar, sementara B100 adalah 100 persen biodiesel.

"Di sini dilakukan uji B dari B35, B itu biodiesel, kita sudah ada uji coba untuk B40, B50 sampai dengan B100," ujar Wamentan.

Sudaryono menilai hasil tersebut menunjukkan keberhasilan riset Kementerian Pertanian dalam mengembangkan biodiesel, sekaligus membuktikan bahwa aplikasi energi terbarukan dari pertanian bisa dilakukan.

"Dari sisi riset dan aplikasi terhadap riset untuk diuji coba ke dalam mobil ternyata hasilnya baik. Artinya adalah ini satu hal yang menjanjikan bahwa di masa depan comparative advantage dari negara kita, yaitu agriculture ini ternyata tidak hanya pangan tapi juga bisa memenuhi kebutuhan energi kita," ujarnya lagi.

Menurutnya, Indonesia memiliki keunggulan komparatif di sektor pertanian, bukan hanya sebagai penghasil pangan, tetapi juga sebagai penyedia sumber energi alternatif berkelanjutan.

Ia menjelaskan, sawit dan tebu yang ditanam secara luas di Indonesia berpotensi besar dikonversi menjadi biodiesel dan bioetanol, memperkuat kemandirian energi nasional di masa mendatang.

Namun, tanaman pangan, menurutnya lagi, dapat dimanfaatkan untuk energi setelah kebutuhan pangan dalam negeri tercukupi, menjadikan sektor pertanian sebagai tumpuan penting untuk ketahanan energi.

Lebih lanjut, Sudaryono menyebutkan saat ini terdapat 64 balai penelitian unggulan di bawah naungan Kementerian Pertanian.

Balai tersebut mencakup bidang pembibitan, benih, pengolahan pascapanen, hingga inseminasi, yang semuanya mendukung penguatan sistem pertanian berbasis teknologi dan inovasi.

Sudaryono juga mengakui tantangan utama B100 adalah memastikan konversi sawit ke energi tidak mengganggu pasokan kebutuhan pangan dalam negeri yang juga sangat bergantung pada komoditas ini.

Untuk itu, peningkatan produktivitas sawit per hektare menjadi kunci, melalui penggunaan bibit unggul yang diuji secara genetik di balai-balai uji milik Kementerian Pertanian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.