Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peluang Melemah Terbuka Akhir Pekan Ini Jumat (9/5)

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 15:02 WIB | Oleh:
Peluang Melemah Terbuka Akhir Pekan Ini Jumat (9/5) Doc: IST

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah akhir pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sentimen dari global, terutama terkait negosiasi antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia, Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.

Pengamat mata uang, Ibrahim Assuaibi melihat investor cemas dengan ketidakpastian dari hasil negosiasi antara AS dan Tiongkok. Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Jumat (9/5), melemah di kisaran 16.490 - 16.550 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Kamis (8/5), di Jakarta menguat sebesar 34 poin atau 0,21 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.502 rupiah per dollar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan kurs rupiah dipengaruhi reaksi pelaku pasar yang optimis terhadap perekonomian Indonesia.

Kendati posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada April 2025 sebesar 152,5 miliar dollar AS turun dibandingkan Maret 2025 yang senilai 157,1 miliar dollar AS, ekonomi Tanah Air disebut masih mampu tetap tumbuh tinggi kedua setelah Tiongkok.

Sebaiknya Anda baca juga:

“Rupiah di akhir perdagangan mampu menguat karena pelaku pasar bereaksi beragam terhadap data penurunan cadangan devisa. Bisa berarti ada risiko ketidakpastian global, namun ekonomi Indonesia masih mampu tetap tumbuh tertinggi kedua setelah Tiongkok di kelompok negara-negara perekonomian besar,” ucapnya di Jakarta.

Bank Indonesia (BI) melaporkan perkembangan cadev pada bulan ini disebabkan antara lain oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi kurs rupiah sebagai respons BI dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang semakin tinggi.

Posisi cadev sendiri setara dengan pembiayaan 6,4 bulan impor atau 6,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.