Flick Desak Barcelona Tunjukkan Mental Juara di El Clasico

Jumat, 09 Mei 2025, 19:00 WIB

BARCELONA– Pelatih Hansi Flick menuntut anak asuhnya untuk kembali menunjukkan semangat juara saat Barcelona menjamu Real Madrid dalam laga El Clasico krusial hari Minggu (11/5), demi menjaga asa menjuarai La Liga musim ini tetap terjaga.

Meski sempat unggul nyaman di puncak klasemen, kekalahan dramatis setelah perpanjangan waktu dari Inter Milan di semifinal Liga Champions membuat musim Barca terancam berakhir mengecewakan. Kini, Flick ingin tim asuhannya segera bangkit.

Ket. Foto: Pelatih Barcelona Hansi Flick. — Sumber: AFP

“Kekalahan ini harus membangkitkan rasa lapar kami untuk meraih gelar,” tegas Flick. “Ini sangat penting bagi saya dan bagi tim.”

Barcelona masih unggul empat poin dari Madrid dengan empat laga tersisa, namun kekalahan di Stadion Olimpiade bisa memangkas jarak menjadi satu poin dan menyalakan kembali perburuan gelar yang sebelumnya tampak tertutup.

Secara statistik, Barcelona tampak lebih unggul dari sang rival musim ini. Tim asuhan Flick mencatat jumlah sprint terbanyak dan total jarak tempuh kelima tertinggi di La Liga. Sebaliknya, Real Madrid justru jadi tim dengan jarak tempuh terendah dan sprint ketiga paling sedikit.

Namun, Madrid memiliki keuntungan waktu istirahat. Mereka terakhir bermain saat mengalahkan Celta Vigo akhir pekan lalu, sementara Barcelona harus menjalani laga 120 menit yang melelahkan di Milan pada tengah pekan.

“Ini memang pukulan berat, tapi mentalitas tim ini luar biasa. Kami akan kejar La Liga,” kata bek Ronald Araujo optimistis. Karena kelelahan fisik dan mental, Barcelona bahkan membatalkan seluruh sesi media jelang El Clasico.

Pemain terbaik Barca saat melawan Inter adalah Lamine Yamal. Winger 17 tahun ini menjadi momok konstan di sisi kanan, tak kenal lelah meski rekan-rekannya kehabisan tenaga. Ia kini menjadi pemimpin assist La Liga dengan 12 umpan gol, dan simbol dari generasi muda Barca yang menjanjikan.

Yamal juga telah menjadi momok bagi Madrid. Dari tiga pertemuan musim ini, Barcelona menang di semua ajang—Piala Super Spanyol, Copa del Rey, dan La Liga pertama. Meski hanya mencetak dua dari total 12 gol dalam El Clasico musim ini, Yamal selalu jadi ancaman paling nyata.

“Tahun ini mereka tidak bisa mengalahkan kami,” ujarnya penuh percaya diri usai final Copa del Rey bulan lalu.

Dengan pilar muda seperti Yamal, Pau Cubarsi (18), Pedri (22), dan Gavi (20), Flick yakin proyeknya di Barcelona baru dimulai.

“Kami belum selesai,” ujar Flick. “Musim ini kami sudah menang dua trofi. Jika kami juara liga juga, itu akan jadi musim luar biasa untuk tim yang sebelumnya dianggap tak akan meraih apapun.”

Gavi juga menyemangati para penggemar lewat Instagram: “Sebesarnya amarah kami sekarang, kami masih bisa akhiri musim ini dengan tiga trofi. Ayo buat Montjuïc bergemuruh dan menangkan laga!”

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.