Cegah Karhutla, BPBPK Kalimantan Tengah Dirikan Masyarakat Peduli Api di Wilayah Rawan

Kamis, 08 Mei 2025, 11:10 WIB

Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah membentuk dan membina Masyarakat Peduli Api (MPA) guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel dalam penanggulangan karhutla di seluruh kabupaten/kota,” kata Ketua Panitia Pelatihan Pos Lapangan (Poslap) Karhutla Alpius Patanan di Palangka Raya, Kamis.

Ket. Foto: Ketua Panitia Pelatihan Pos Lapangan (Poslap) Karhutla Alpius Patanan, Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel dalam penanggulangan karhutla di seluruh kabupaten/kota — Sumber: Antara Foto

Pembinaan digelar pada 29 lokasi di 13 kabupaten dan satu kota dengan melibatkan 75.000 anggota MPA dan 1.175 personel TNI/Polri.

Alpius yang juga Kepala Bidang Darurat dan Logistik BPBD Kalteng itu menjelaskan pengendalian karhutla merupakan salah satu program 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah 2025-2030.

“Ini menandakan kepala daerah memberikan perhatian serius terhadap pengendalian karhutla di wilayah Kalimantan Tengah dalam rangka mewujudkan Kalteng Berkah Kalteng Maju,” ucapnya.

Oleh karena itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah melalui BPBPK terus meningkatkan upaya penanganan karhutla, antara lain dengan membentuk Poslap  Satgas Pengendali Karhutla.

Pada tahun 2024 dibentuk 64 poslap yang ditempatkan pada area rawan karhutla, sedangkan pada tahun 2025 ini menjadi 75 poslap. Hal ini bertujuan agar jangkauan upaya pengendalian karhutla lebih maksimal.

Pelaksana atau personel Poslap Satgas Pengendali Karhutla, kata dia,  berasal dari masyarakat setempat yang terkumpul dalam MPA didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Sebelum MPA diaktivasi menjadi poslap, lanjutnya, maka terlebih dahulu dilaksanakan peningkatan kapasitas dengan melaksanakan pelatihan.

“Pelatihan yang dilaksanakan diharapkan menunjang anggota MPA dalam melaksanakan tugas pengendalian karhutla,” kata Alpius.

  • Masyarakat Peduli Api

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.