Ketegangan Laga Inter Versus Barcelona Terus Meninggi hingga Akhir

Rabu, 07 Mei 2025, 14:41 WIB

MILAN – Laga semifinal leg kedua Liga Champions antara Inter Milan dan Barcelona benar-benar membuat spaneng sepanjang laga.

Kasus leg pertama seperti terulang ketika Inter unggul lebih dulu 2-0 seperti saat bermain di Barcelona. Sampai di sini, pendukung tuan rumah sepertinya sudah merasa losos ke final.

Ket. Foto: Inter Milan — Sumber: ist

Namun bukan Barca kalau menyerah begitu saja. Barca pun kembali mengulang, mampu menyamakan 2-2 dalam laga di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Rabu dini hari WIB.

Davide Frattesi menjadi pahlawan kemenangan Nerazzurri lewat gol penentu kemenangannya menit ke-99. Hasil itu sekaligus membuat Inter unggul agregat 7-6.

Inter tampil impresif sejak awal, membuka keunggulan menit 22 saat permainan pressing tinggi membuahkan hasil. Denzel Dumfries merebut bola dan mengirim umpan matang ke Lautaro Martinez yang hanya perlu menaklukkan kiper Wojciech Szczesny, 1-0 untuk Inter.

Menjelang turun minum, wasit Szymon Marciniak menghadiahi penalti untuk Inter karena Pau Cubarsi melanggar Martinez. Algojo Inter, Hakan Calhanoglu, menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Sepakannya menembus gawang Barca untuk membawa Inter unggul 2-0 yang bertahan sampai babak pertama usai. Barcelona memperlihatkan karakter gigihnya pada awal babak kedua.

Eric Garcia mencetak gol balasan menit ke-54 lewat sepakan voli indah memanfaatkan umpan Gerard Martin. Skor berubah menjadi 2-1 masih untuk keunggulan Inter.

Tim Katalan itu berhasil menyamakan kedudukan enam menit berselang, atau tepatnya menit ke-60. Martin kembali menjadi kreator melalui umpannya yang disundul masuk oleh Dani Olmo. Skor kini berubah menjadi imbang 2-2

Tekanan terus dilancarkan tim asuhan Hansi F. Mereka sempat mendapat penalti saat Lamine Yamal dilanggar Henrikh Mkhitaryan, namun VAR membatalkan keputusan itu karena pelanggaran terjadi di luar kotak terlarang.

Menjelang waktu normal usai, Barcelona justru mampu membalikkan keadaan. Pada menit ke-87, Raphinha menyambar bola pantul hasil tembakannya sendiri untuk menembus gawang kiper Yann Sommer, 3-2 untuk keunggulan Blaugrana.

Seluruh stadion termenung, sepi. Pendukung Inter sudah merasa gagal lolos ke final. Barca pun merasa sudah ke final. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama.

Inter melancarkan serangan balik cepat pada menit ke-90+3. Denzel Dumfries menyodorkan umpan yang dimaksimalkan Francesco Acerbi untuk menyamakan skor jadi 3-3. Stadion kembali bergemuruh.

Skor akhir waktu normal 3-3, dan agregat 6-6, membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Pada menit ke-99, Marcus Thuram melakukan aksi brilian di sisi kanan dan mengirim bola kepada Frattesi. Sang gelandang memainkan umpan satu-dua dengan Mehdi Taremi untuk menaklukkan Szczesny dengan tembakan mendatar ke tiang jauh. 4-3 untuk keunggulan Inter.

Barcelona mencoba membalas, pemain pengganti Robert Lewandowski menyambar umpan kiriman Lamine Yamal, tetapi bola masih melayang. Keunggulan 4-3 untuk Inter pun bertahan, sekaligus membawa mereka ke partai puncak.

Di final, Inter akan berhadapan dengan pemenang antara PSG dan Arsenal. PSG menggenggam keunggulan 1-0 atas The Gunners. Keduanya akan berlaga di Paris Kamis dini hari esok.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.