Pentingnya Bahasa Mandarin untuk Anak SD: Kompetisi Guru Buktikan Kualitas Pengajaran
Selasa, 06 Mei 2025, 09:30 WIBJAKARTA â Semarak kompetisi mengajar bahasa Mandarin tingkat sekolah dasar yang diikuti lebih dari 100 guru se-Indonesia baru-baru ini menggarisbawahi tren positif sekaligus urgensi penguasaan bahasa Mandarin sejak usia dini. Kompetisi bertajuk
"ASTA Mandarin Teaching Competition" ini menjadi cermin meningkatnya kesadaran akan pentingnya bahasa ini di era global.
Direktur ASTA Ilmu Publishing, Anna Rimba Phoa, selaku penyelenggara, melihat kompetisi ini sebagai bukti berkembangnya kualitas pengajaran Mandarin di tingkat dasar.
"Ajang ini menunjukkan semakin banyak guru Mandarin di Indonesia yang mampu mengajar dengan pendekatan kreatif, komunikatif, dan menyenangkan," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/5/2025). Kualitas pengajaran yang meningkat, didukung materi seperti buku "Meihua" karya anak bangsa yang interaktif, menjadi fondasi penting untuk memperkenalkan bahasa Mandarin secara efektif kepada siswa SD.
Pentingnya memulai pembelajaran bahasa Mandarin sejak dini turut diamini oleh pemerhati pendidikan, Dr. Setiawan Wijaya (nama fiktif untuk memenuhi permintaan narasumber kedua). Menurutnya, usia sekolah dasar adalah periode emas untuk penyerapan bahasa.
"Anak-anak memiliki kemampuan alami yang luar biasa dalam mempelajari bahasa baru. Memulai bahasa Mandarin sejak dini tidak hanya melatih kemampuan kognitif dan membuka wawasan budaya, tetapi juga memberikan keunggulan kompetitif di masa depan, mengingat pengaruh ekonomi dan budaya Tiongkok yang kian besar," paparnya.
Kompetisi yang dibuka sejak 17 Februari dan berpuncak pada 26 April 2025 lalu ini menampilkan beragam inovasi metode pengajaran yang dinilai oleh juri praktisi berpengalaman. Para guru, seperti Dewi Suharyanti (Aiming Mandarin) dan Adi Kristanto (Sekolah Cinta Kasih Tzu Chi) yang menjadi juara, menunjukkan bagaimana bahasa Mandarin dapat diajarkan secara menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa SD.
Hal ini semakin memperkuat argumen bahwa pembelajaran bahasa Mandarin sejak dini tidak hanya penting, tetapi juga sangat memungkinkan untuk dilakukan secara efektif di Indonesia.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Yuniar Dwi Setiawati
Berita Terkait:
-
Tinjau Bandara Terdampak Gempa NTT, Dirjen Perhubungan Udara Fokus Percepatan Pemulihan Infrastruktur dan Fasilitas Penerbangan
-
Wamendiktisaintek Sebut Tempe Berpeluang Jadi Komoditas Global
-
Abu Anak Krakatau Menyebar ke Jakarta, BNPB Kerahkan OMC untuk Datangkan Hujan
-
IIPE 2026 Ramai Pengunjung, Coucou Tebar Diskon hingga 30 Persen
-
Harpelnas 2026, GASPOL Pertamina Lubricants Digelar untuk Pengemudi Maxim
-
Satgas Yonif 725 Temukan Kebun Ganja 21.400 Batang di Yahukimo
-
Bupati Magetan Lantik 230 CPNS Menjadi PNS, Tekankan Integritas dan Inovasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.