Kapal Feri Tenggelam di Penajam, SAR Kerahkan Teknologi Bawah Air untuk Cari Korban
Selasa, 06 Mei 2025, 19:12 WIBBALIKPAPAN - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan dari berbagai unsur mengerahkan teknologi bawah air untuk mencari dua korban hilang akibat feri tenggelam di Teluk Balikpapan, sekira 1 kilometer dari Pelabuhan Penajam, Kalimantan Timur.
"Dalam pencarian hari kedua Selasa ini, SAR gabungan fokus melakukan penyelaman terhadap feri yang tenggelam dan memanfaatkan teknologi bawah air untuk membantu pencarian," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Dody Setiawan di Balikpapan, Selasa (6/5).
Pencarian dilakukan Tim SAR gabungan yang dibagi dalam empat regu, yakni Regu 1 dan Regu 3 menyisir permukaan di dua sektor sekitar lokasi kejadian seluas total 9 newton meter kuadrat.
Regu 2 melakukan penyelaman di area kapal dengan bantuan sonar bawah laut dengan 13 penyelam untuk memeriksa sejumlah kabin yang diduga menjadi tempat korban terjebak.
Sedangkan untuk Regu 4 membantu mengerahkan drone thermal dan remotely operated vehicle (ROV), yakni kendaraan bawah air yang dikendalikan dari permukaan air, untuk mendukung pencarian korban.
"Operasi SAR hari kedua ini dilakukan dengan mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada, yakni kami lakukan melalui penyelaman di lokasi tenggelamnya kapal dan pencarian di kawasan sekitar," ujar Dody.
Dody menyampaikan bahwa dua korban yang masih dalam pencarian itu merupakan kru dari feri yang tenggelam dengan nama kapal KMP Muchlisa. Sedangkan nama dua korban yang dicari adalah Kahayu (perempuan) dan Ilham (laki-laki).
"Apabila korban ditemukan, mereka segera kami lakukan evakuasi ke Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan medis,â ujarnya.
Ia juga menyatakan bahwa salah satu tantangan di lapangan adalah keterbatasan jarak pandang saat penyelaman akibat kondisi perairan yang tidak bening.
"Namun dengan kerja sama lintas instansi dan dukungan peralatan seperti ROV, sonar, serta keterlibatan masyarakat, kami terus berupaya agar korban segera ditemukan,â kata Dody. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Puluhan Tim Robotika Mengikuti Visitasi Daring Menjelang KRAI 2026 di Unej
-
SAR Mataram selamatkan 45 penumpang Kapal Tenggelam di Perairan Bima
-
Kapolda Sulsel Dukung Penuh Rangkaian Konferensi Imam Masjid Sedunia di Makassar.
-
Kemenpar Perkuat Skill Storytelling Pelaku Wisata di Belitung dan Labuan Bajo
-
Keberhasilan UU Polri Bergantung pada Kualitas SDM
-
Hong Kong Ajukan Dakwaan Pembunuhan dalam Tragedi Kebakaran Apartemen Paling Mematikan di Dunia
-
Legislator: Status Bulog Perlu Diperjelas di Revisi UU Pangan Biar Pemerintah Bisa Kendalikan Harga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.