Ekonomi RI Mengalami Pertumbuhan Paling Lambat dalam Tiga Tahun
Senin, 05 Mei 2025, 15:50 WIBJAKARTA -- Ekonomi Indonesia, yang terbesar di Asia Tenggara, baru-baru ini dilaporkan mengalami pertumbuhan terlemah dalam lebih dari tiga tahun untuk kuartal pertama.
Produk domestik bruto dalam tiga bulan hingga Maret meningkat 4,87 persen dari tahun sebelumnya, kantor statistik mengatakan Senin. Itu di bawah estimasi median 4,92 persen dalam survei Bloomberg dan merupakan cetakan terendah sejak kuartal ketiga tahun 2021. Basis triwulanan PDB turun 0,98 persen, lebih besar dari estimasi kontraksi sebesar 0,90 persen.
Dilansir oleh Investing, sisa tahun ini diperkirakan akan melihat tantangan lebih lanjut karena sengketa perdagangan global dan penurunan belanja rumah tangga. Faktor-faktor ini diantisipasi akan menciptakan hambatan bagi pertumbuhan ekonomi negara ini.
Presiden Prabowo Subianto, yang mulai menjabat tahun lalu, telah berkomitmen untuk meningkatkan pertumbuhan PDB Indonesia hingga 8 persen selama lima tahun masa jabatannya. Namun, pertumbuhan global yang melambat akibat perang dagang yang sedang berlangsung, melemahnya permintaan domestik, dan terbatasnya posisi anggaran menjadi kendala signifikan dalam mencapai target ini.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
BMKG Catat Hujan Lebat Mengguyur Sejumlah Wilayah Indonesia pada 22–25 Oktober 2026
-
Tiga Ton Beras Diberikan Bagi 300 Anak Berisiko Stunting
-
Gen Z Jerman Melawan! Kebijakan Wajib Militer dan Pemangkasan Anggaran Picu Protes
-
Bisnis Manufaktur Masih Ekspansi, IKBM Triwulan III-2026 Naik ke 52,75
-
Cari Kambing Hitam Imbas Kalah dari Persija, Pelatih Persik Kritik Rumput Stadion JIS
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen di Triwulan III-2026, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Utama
-
Pelabuhan Selat Lampa Natuna Kantongi Kode Pelabuhan untuk Ekspor-Impor.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.