Efektifkah Aksi Bersih Pantai Tugulufa Tanpa Solusi Pengelolaan Sampah Jangka Panjang?
Senin, 05 Mei 2025, 09:26 WIBMALUKU UTARA- Polresta Tidore Kepulauan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore menggelar aksi bersih-bersih pantai di kawasan Pantai Tugulufa, Maluku Utara, Jumat (2/5). Kegiatan ini bertujuan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan pesisir yang memiliki peran vital dalam ekosistem maritim.
Aksi yang dipimpin langsung oleh Kapolresta Tidore, AKBP Heru Budiharto, melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk personel Polri, TNI, ASN Pemkot Tidore, pelajar, dan tokoh masyarakat setempat.
Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya menjaga lingkungan. Kapolresta menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk peduli dan bersama-sama menjaga kebersihan serta keindahan kota sebagai destinasi wisata.
Di tengah antusiasme kegiatan bersih pantai, isu mengenai pengelolaan sampah pasca-acara menjadi perhatian. Dr. Armi Susandi, seorang ahli pengelolaan lingkungan dari Universitas Pattimura, menyoroti perlunya perencanaan yang matang.
"Aksi bersih-bersih adalah langkah awal yang baik, namun keberlanjutannya sangat bergantung pada bagaimana sampah yang terkumpul ini dikelola selanjutnya. Harus ada pemilahan sampah organik dan anorganik, serta kerjasama dengan pihak terkait untuk proses daur ulang atau pembuangan yang bertanggung jawab," ujarnya saat dihubungi.
Lebih lanjut, Ibu Nurhayati, seorang aktivis lingkungan di Ternate, memberikan pandangannya.
"Pengalaman di Ternate dengan program 'Asyiklah' yang memberdayakan ASN untuk memilah sampah menunjukkan bahwa edukasi dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, termasuk pemerintah, sangat penting. Setelah aksi bersih pantai, perlu ada sosialisasi berkelanjutan mengenai pengelolaan sampah yang benar kepada masyarakat Tidore agar kesadaran ini terus tumbuh dan menjadi kebiasaan," tegasnya.
Kegiatan bersih pantai ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan pesisir. Namun, tantangan selanjutnya adalah memastikan sampah yang terkumpul tidak berakhir kembali mencemari lingkungan, melainkan dikelola secara efektif dan berkelanjutan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Yuniar Dwi Setiawati
Berita Terkait:
-
Upaya penanganan sampah masuk ke laut
-
Cara Pasar Jaya Kelola Sampah Pasar Kramat Jati Agar Tidak Menumpuk
-
Buang Sampah Sembarangan, Pedagang Pasar Angke Bakal Ditindak Tegas
-
Merawat Alam dari Hulu: EIGER Adventure Land Angkat 6 Ton Sampah di Puncak
-
Rano Karno Terinspirasi Kopenhagen Kelola Sampah Secara Terintegrasi
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Program Pilah Sampah di Rorotan Berhasil Kurangi hingga 6 Ton Sampah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.