Dominasi Amerika Jelang Kejuaraan Renang Dunia

Senin, 05 Mei 2025, 06:19 WIB

FORT LAUDERDALE, AS – Katie Ledecky dan Gretchen Walsh menutup ajang Tyr Pro Swim Series dengan mengesankan. Dalam hari terakhir kompetisi di Florida, AS, itu, keduanya mencetak rekor dunia baru yang mempertegas dominasi Amerika Serikat di lintasan renang. Ini tepat menjelang Kejuaraan Dunia di Singapura, Juli mendatang.

Ledecky, peraih sembilan emas Olimpiade, kembali menulis namanya dalam buku sejarah dengan memecahkan rekor dunia 800 meter gaya bebas. Catatan waktunya, 8 menit 4,12 detik, mematahkan rekor lamanya sendiri (8:04,79) yang bertahan sejak Olimpiade Rio 2016. Ini merupakan rekor dunia lintasan panjang pertamanya sejak 2018, sebuah penegasan bahwa sang ratu jarak jauh belum kehilangan tajinya di usia 28 tahun.

Ket. Foto: Atlet AS Katie Ledecky merayakan kemenangannya setelah memenangi final renang gaya bebas putri 800m selama Olimpiade Paris 2024 di Paris La Defense Arena di Nanterre, sebelah barat Paris, pada 3 Agustus 2024. — Sumber: Jonathan NACKSTRAND / AFP

“Saya benar-benar termotivasi setelah menang di nomor 1.500 meter.Ini pekan yang sangat menggembirakan,” ujar Ledecky.Pekan ini dia juga mencatat waktu tercepat kedua sepanjang sejarah di nomor tersebut, serta catatan terbaik keduanya di 400 meter gaya bebas.

Ledecky kini menguasai 10 waktu tercepat dalam sejarah 800 meter gaya bebas. Pesaing terdekatnya, perenang muda Kanada Summer McIntosh, masih terpaut cukup jauh dengan catatan terbaik 8:09,86. Di Fort Lauderdale, Jillian Cox finis kedua dengan 8:23,58, sedangkan Claire Weinstein ketiga (8:26,06).

Jika Ledecky bersinar dengan satu penampilan historis, Gretchen Walsh menciptakan momen langka: memecahkan rekor dunia dua kali dalam sehari. Di babak penyisihan 100 meter kupu-kupu, dia mencatat waktu 55,09 detik, memperbaiki rekor sebelumnya yang ia buat di seleksi Olimpiade AS tahun lalu (55,18).

Namun sorotan utama terjadi di final. Dengan teknik sempurna dan kecepatan luar biasa, Walsh menjadi wanita pertama dalam sejarah yang menembus batas 55 detik, mencatat 54,60 detik, rekor dunia baru. Torri Huske, peraih emas di Paris, hanya mampu mencatat 56,59 detik di posisi kedua.

“Saya masih belum percaya bisa menembus 55 detik,” ujar Walsh. Dia sehari sebelumnya juga menorehkan sejarah di 50 meter kupu-kupu dengan catatan 24,93 detik. Ini membuatnya sejajar dengan Sarah Sjöström (Swedia) sebagai dua perenang wanita yang menembus 25 detik.

Dibagian putra, Leon Marchand belum menunjukkan dominasi seperti di Paris tahun lalu. Perenang Prancis itu pulang tanpa satu pun kemenangan, meski menempati posisi kedua di dua nomor utama: 200 meter dan 400 metergaya ganti, dua nomor yang dia menangi di Olimpiade.

Dia juga finis ketiga di nomor 400 meter gaya bebas, sebuah catatan pribadi terbaik meski bukan spesialisasinya. Ini menjadi penampilan pertamanya dalam empat bulan setelah absen di kejuaraan dunia lintasan pendek Desember lalu, serta sempat menjalani latihan di Australia untuk menyegarkan kembali mental dan fisik usai cedera bahu dan tulang rusuk.

“Saya butuh waktu untuk kembali ke ritme,” ujar Marchand. Kini dia kembali berlatih di Texas bersama pelatih Bob Bowman, dengan target utama Kejuaraan Dunia di Singapura, 27 Juli–3 Agustus.

Dengan penampilan dominan Ledecky dan Walsh, serta masih banyaknya waktu untuk mematangkan strategi, tim renang AS tampaknya akan kembali menjadi kekuatan besar di panggung dunia. Khusus bagi Ledecky, misi mempertahankan mahkota di nomor 800 dan 1.500 meter masih sangat terbuka, bahkan untuk memperpanjang rekor menjadi lima emas dunia berturut-turut. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.