Antisipasi Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, 9 Sabo Dam akan Dibangun di Sumbar

Senin, 05 Mei 2025, 09:18 WIB

PADANG - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) segera membangun sembilan sabo dam di dua kabupaten di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebagai langkah mengantisipasi terjadinya potensi banjir lahar dingin Gunung Marapi.

"Sabo dam ini akan kita bangun enam di Kabupaten Tanah Datar dan tiga di Kabupaten Agam," kata Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo di Padang, Minggu (4/5), dalam rangkaian kunjungan kerja ke Ranah Minang untuk mengecek sejumlah infrastruktur yang rusak, termasuk rencana pembangunan sabo dam.

Ket. Foto: Salah satu aliran sungai di Kabupaten Tanah Datar yang terdampak akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi, Sabtu (11/5/2024). — Sumber: ANTARA

Sabo dam merupakan bangunan pengendali aliran lahar dingin yang dibangun secara melintang pada alur sungai sehingga diharapkan mampu untuk menahan serta menampung material sedimen yang dibawa oleh aliran air.

Dody mengatakan pembangunan sabo dam di dua kabupaten tersebut diupayakan terlaksana tahun in, karena segala sesuatu yang terkait dengan pembangunan dinilai sudah siap untuk dikerjakan.

"Semua siap dan lahan juga siap. Kemudian untuk pengerjaan fisiknya Agustus 2025," kata dia.

Untuk upaya percepatan realisasi pembangunan sabo dam, ia mengatakan pihaknya juga telah berkomunikasi dengan komisi terkait di DPR RI sehingga diharapkan yang ditargetkan dapat terealisasi.

"Pembangunannya diupayakan cepat dan saya berkomunikasi dengan DPR agar jumlah sabo damnya juga ditambah, tidak hanya sembilan," ujar Menteri PU.

Sebab, secara keseluruhan sabo dam yang dibutuhkan untuk mengantisipasi potensi banjir lahar dingin di Provinsi Sumbar itu jumlahnya mencapai 56 unit.

Terkait alokasi dana, ia menyebutkan satu sabo dam diperkirakan menghabiskan sekitar Rp25 miliar sehingga totalnya dianggarkan Rp225 miliar untuk pembangunan sembilan sabo dam pada 2025.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Tanah Datar Eka Putra mengatakan pada tahap awal sudah dianggarkan untuk pembangunan 25 sabo dam dengan nilai sekitar Rp285 miliar. Namun yang sudah cair baru Rp69 miliar untuk enam sabo dam.

Enam sabo dam tersebut berlokasi di Kabupaten Tanah Datar yakni tiga di antaranya dibangun di Batang Malana yang berlokasi di Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan. Kemudian sisanya di Kecamatan X Koto yakni Batang Anai di Nagari Singgalang dan Batang Pagu-Pagu di Nagari Pandai Sikek.

"Kami sudah memastikan titik untuk pembangunan sabo dam bersama Menteri PU. Bulan ini akan dilakukan lelang dan Agustus sudah pengerjaan fisik di Batang Malana," ujarnya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.