Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyuwangi Bakal Jadi Primadona Baru Investasi? Ini Jurus BI dan Pemprov Jatim!

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 21:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyuwangi Bakal Jadi Primadona Baru Investasi? Ini Jurus BI dan Pemprov Jatim! Doc: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Ket. Wisatawan bermain kano di Rowo Cacalan, Banyuwangi, Jawa Timur.

BANYUWANGI - Investasi di daerah sangat penting karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan daerah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Investasi juga berperan dalam pembangunan infrastruktur, transfer teknologi, dan diversifikasi ekonomi, yang pada gilirannya dapat meningkatkan daya saing daerah. 

Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melakukan upaya akselerasi pertumbuhan investasi di Kabupaten Banyuwangi karena sejak beberapa tahun terakhir menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Jatim.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Minggu (4/5), mengaku senang karena kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu terus mendapatkan dukungan dari Pemprov Jawa Timur dan Bank Indonesia.

"Kami sudah diskusi potensi dan proyek-proyek apa saja yang perlu ditingkatkan dan difasilitasi oleh pemerintah provinsi dan BI," ujarnya.

Ipuk mengaku telah bertemu dengan Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Petrus Endria membahas percepatan investasi Jawa Timur.

Dalam pertemuan itu, katanya, sejumlah program yang membutuhkan intervensi lebih untuk dapat segera diselesaikan, seperti kereta gantung di Taman Wisata Alam Kawah Ijen, pengembangan Pelabuhan Tanjung Wangi, jalur transportasi untuk pengangkutan gerbong produksi PT INKA, hingga rencana pengembangan kawasan industri di Kecamatan Wongsorejo.

"Investasi tersebut rata-rata berada di luar kewenangan pemerintah daerah, secara garis besar Banyuwangi terbuka untuk berbagai potensi investasi yang akan masuk," kata Ipuk.

Selain itu, lanjutnya, Banyuwangi juga fokus investasi di sektor pertanian dan pangan karena investasi di sektor pangan dan pertanian terbuka lebar di Banyuwangi.

"Petani kami juga sudah banyak yang mengembangkan produk organik," kata Bupati Ipuk.

Informasi diperoleh, data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pada tahun 2024 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Banyuwangi non-migas sebesar Rp108,23 triliun, menempatkan Banyuwangi pada posisi PDRB tertinggi ke-8 di Jawa Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Jambore Onthel Nasional 2026 Digelar di Semarang

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Jambore Onthel Nasional 202...
Nasional
Museum Nasional Indonesia B...
Ekonomi
Terapkan Sistem Ganjil Gena...

Ajang Kejuaraan Inline Freestyle Jakarta

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Ajang Kejuaraan Inline Free...
Daerah
Perkuat Stok Pangan, Perum ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.