Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koperasi Desa Diprediksi Bisa Cuan Rp1 Miliar di Tahun Pertama

📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 10:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Koperasi Desa Diprediksi Bisa Cuan Rp1 Miliar di Tahun Pertama Doc: ANTARA
Ket. Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi ditemui usai menghadiri rapat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Jumat (2/5/2025).

JAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menyebut setiap Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih diprediksi dapat meraup keuntungan Rp1 miliar di tahun pertamanya beroperasi.

"Kopdes itu pasti untung, minimal Rp1 miliar setahun. Sejak dia beroperasi ya, bukan berdiri," ujar Budi di Jakarta, Jumat (3/5).

Budi menjelaskan keuntungan tersebut didapatkan dari penyaluran barang-barang bersubsidi. Kopdes akan memiliki beberapa unit bisnis seperti pengadaan sembako, simpan pinjam, klinik kesehatan, apotek desa/kelurahan, pergudangan, dan logistik.

Selain itu, ia juga meyakini bahwa perputaran uang dari Kopdes bisa mencapai Rp2.000 triliun.

Menurutnya, 14 persen atau sekitar Rp2.800 triliun dari total produk domestik bruto (PDB) nasional disumbangkan oleh perputaran uang di daerah.

"Harus diingatkan bahwa Kopdes ini adalah lembaga bisnis, lembaga ekonomi, berwatak sosial," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zukifli Hasan atau Zulhas mengatakan dana pinjaman untuk Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berasal dari Himpunan Bank Negara (Himbara).

Zulhas menyampaikan pinjaman tersebut akan tersedia antara Rp4-5 miliar sesuai dengan yang dibutuhkan. Pihak Himbara juga akan melakukan verifikasi ketat terkait dengan pinjaman yang diajukan.

"Dana Kopdes atau Koperasi Kelurahan itu, nanti dananya pinjaman dari Himbara. Platformnya antara Rp4-5 miliar sesuai kebutuhan," kata Zulhas usai Rapat Lanjutan Kopdes di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan penyaluran dana tersebut akan dilakukan setelah resmi Kopdes terbentuk dan berbadan hukum. Saat ini, jumlah Kopdes yang sudah terbentuk sebanyak 5.200 koperasi di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, kata Zulhas, kehadiran Kopdes diharapkan dapat menghapus rentenir di desa-desa dan nantinya keluarga dari anggota koperasi dapat menjadi agen BRI-Link.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.