Festival Mlangi 2025: Mengungkap Sejarah Islam & Tradisinya

Sabtu, 03 Mei 2025, 07:37 WIB

YOGYAKARTA - Di balik ketenarannya sebagai "Kampung Pesantren", Dusun Mlangi di Nogotirto, Gamping, Sleman, menyimpan jejak sejarah Islam yang panjang dan signifikan bagi Yogyakarta, meski namanya tak sepopuler Kauman.

Menjelang Festival Mlangi yang akan digelar pada 7-10 Mei 2025, penting untuk menelisik lebih dalam akar Islam yang membentuk karakter dan tradisi unik wilayah ini.

Ket. Foto: Pondok Pesantren As-Salafiyyah di Mlangi yang nantinya akan jadi tuan rumah selama Festival Mlangi 2025 berlangsung. — Sumber: TripAdvisor/YDS

Nama "Mlangi" sendiri memiliki dua interpretasi menarik. Pertama, berasal dari kata Jawa "mulangi" yang berarti "mengajarkan", merujuk pada peran dusun ini sebagai pusat pendidikan Islam sejak lama. Kedua, "Mlangi" diyakini sebagai akronim dari "meling-meling tur wangi" yang berarti "berkilauan dan berbau harum", menggambarkan keindahan dan kesucian wilayah tersebut.

Jejak Islam di Mlangi dapat ditelusuri hingga abad ke-18, tepatnya tahun 1760, ketika Kiai Nur Iman mendirikan Masjid Pathok Negara Mlangi.

Masjid ini bukan sekadar tempat ibadah, melainkan juga penanda batas wilayah Kerajaan Mataram Islam dan simbol eratnya hubungan historis dengan Kraton Yogyakarta. Keberadaannya menegaskan peran strategis Mlangi sebagai pusat penyebaran ajaran Islam di masa lampau.

Kiai Nur Iman, putra Amangkurat Jawi (Amangkurat IV), mendedikasikan hidupnya untuk menyebarkan ajaran Islam. Masjid Pathok Negara Mlangi sendiri memiliki arsitektur tradisional Jawa yang khas, dengan atap tajug bersusun dua yang ditopang 16 tiang. Kolam air dangkal yang mengelilingi masjid menjadi simbol kesucian.

Selain masjid bersejarah, Mlangi juga dikenal sebagai "Kampung Pesantren" karena banyaknya lembaga pendidikan Islam di sana. Salah satunya adalah Pondok Pesantren As-Salafiyyah yang didirikan oleh K.H. Suja'i Masduki pada tahun 1981. Pesantren ini memainkan peran vital dalam pendidikan agama dan pemberdayaan ekonomi santri melalui program kewirausahaan.

Tradisi Islam di Mlangi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Intensitas kegiatan keagamaan semakin meningkat, terutama selama bulan Ramadan, dengan pengajian, tadarus Al-Quran, dan kajian kitab-kitab klasik menjadi pemandangan umum. Hal ini mencerminkan kedalaman spiritual dan kuatnya komunitas Islam di Mlangi, yang akan menjadi salah satu daya tarik utama dalam Festival Mlangi mendatang.

Festival Mlangi, yang akan menampilkan kekayaan tradisi dan sejarah Islam di dusun tersebut, diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempromosikan potensi ekonomi kreatif pesantren dan memperkuat identitas Mlangi sebagai pusat pendidikan dan tradisi Islam.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Yuniar Dwi Setiawati

Berita Terbaru

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.