Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hebat! Pemkot Padang Gratiskan Trans Padang untuk Pelajar Cuma Rp2 di Hardiknas

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 16:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hebat! Pemkot Padang Gratiskan Trans Padang untuk Pelajar Cuma Rp2 di Hardiknas Doc: Antara
Ket. Armada Trans Padang berhenti di salah satu halte di Kota Padang, Sumatera Barat.

Padang - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), mengenakan tarif khusus Rp2 bagi pelajar di kota itu yang menaiki Trans Padang dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025.

"Khusus hari ini siswa dan siswi serta mahasiswa yang akan berangkat maupun pulang dari sekolah atau kampus menggunakan armada Trans Padang cukup membayar Rp2," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang Ances Kurniawan di Padang, Jumat (2/5).

Untuk pembayaran, sambung dia, tetap menggunakan e-money support digitalisasi seperti pembayaran biasanya. Khusus mahasiswa saat pembayaran harus dibuktikan dengan kartu mahasiswa.

"Pembayaran Rp2 untuk siswa SD, SMPN, dan SMA. Untuk mahasiswa dibuktikan dengan kartu mahasiswa," kata dia.

Ia mengatakan program Rp2 naik Trans Padang pada momen Hardiknas tersebut merupakan bukti kepedulian Pemkot Padang bagi para pelajar di kota itu.

Pada kesempatan berbeda Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan momentum Hardiknas dan Hari Otonomi Daerah Ke-XXIX harus mampu meningkatkan dedikasi, komitmen, dan semangat motivasi seluruh pendidik, pemerintah daerah dalam memenuhi amanat konstitusi yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk meneguhkan dan meningkatkan dedikasi, komitmen dan semangat memenuhi amanat konstitusi," ujarnya.

Tujuan pendidikan, kata dia, ialah mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan terbaik, bermutu, dan kemajuan, untuk seluruh anak bangsa. Sebab pendidikan adalah hak asasi yang melekat dalam diri setiap manusia.

"UUD 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, fisik, suku, bahasa, ekonomi, jenis kelamin, domisili dan sebagainya," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.