Anggota DPR Meminta Kemendes PDT Memaksimalkan Pengawasan Anggaran

Kamis, 01 Mei 2025, 16:12 WIB

JAKARTA – Anggota Komisi V DPR RI, Haryanto, meminta agar pengawasan anggaran di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dimaksimalkan demi menghindari terjadinya penyimpangan.

Legislator dari Dapil Jawa Tengah III itu juga mengingatkan Menteri Desa dan PDT, Yandri Susanto, agar pengawasan terus dilakukan. Menurut Haryanto, hal ini untuk menghindari temuan-temuan BPK yang mengarah pada penyimpangan anggaran.

Ket. Foto: Anggota Komisi V DPR RI Haryanto. — Sumber: ANTARA

"Pengawasan harus terus dilakukan. Munculnya temuan-temuan BPK ini ada karena minimnya pengawasan. Kami lihat ada temuan kerugian, dalam hal tindak lanjutnya kesulitan dengan pihak ketiga maupun pegawai," kata Hariyanto dalam keterangannya, Kamis (01/5).

Dia pun mengingatkan agar temuan tersebut ditindaklanjuti hingga tuntas agar tidak berujung menjadi masalah hukum.

"Tindak lanjut bila tidak selesai akan menjadi persoalan hukum. Kita harus serius agar tidak menjadi permasalahan di kemudian hari," ujar Haryanto.

 Hariyanto juga mengapresiasi Kemendes PDT yang mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan sejak 2016 hingga 2024.

"Kami memberikan apresiasi kepada pak Menteri Desa karena 8 kali berturut-turut WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), ini merupakan pencapaian yang tidak mudah," ujarnya.

Kepada Mendes PDT, Haryanto berpesan untuk mempertahankan predikat WTP atas hasil pemeriksaan BPK selama 8 tahun hingga semester I tahun 2024 ini. Sebab menurutnya, WTP ini bukan berarti tidak ada kaitannya dengan penyimpangan.

"Karena WTP sebagai pencatatan aset ataupun neraca keuangan dalam pengelolaan anggaran satu tahun yang dilaksanakan. Oleh karena itu, harus lebih hati-hati. Kami lihat realisasi semester I masih belum optimal," ungkap Haryanto.

Sementara untuk Kementerian Transmigrasi, Haryanto mengapresiasi anggaran yang sudah terserap 27,55 persen hingga 24 April 2025. Ia berharap kementerian ini mendapatkan tambahan anggaran meski masih dalam perencanaan.

"Mudah-mudahan realisasinya dikomunikasikan dengan Komisi V DPR RI," ujarnya.

Diketahui, Kementerian Transmigrasi mendapatkan anggaran sebesar Rp83,5 miliar setelah penyesuaian. Anggaran ini turun sekitar 31,78 persen dari total anggaran semula yang mencapai Rp122,4 miliar untuk tahun 2025.

Haryanto pun berharap dukungan dari Presiden Prabowo Subianto dapat terealisasi dengan baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh transmigran.

"Sekarang ini kesannya transmigrasi itu orang-orang yang dalam kondisi sulit di wilayahnya semula menuju wilayah yang lebih baik. Tentu dalam proses berpindah ini harus disiapkan infrastruktur serta lahan lebih diperhatikan. Karena orang yang mau transmigrasi paling tidak perlu tahu lokasi dan lahan yang ditempati," tutur Haryanto.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.