Ada Bantuan untuk Proses Deradikalisasi

Kamis, 01 Mei 2025, 19:19 WIB

BEKASI – Perusahaan obat menyerahkan beasiswa senilai 66,75 juta dan bantuan alat kerja kepada mitra deradikalisasi di Kabupaten Bekasi,Selasa (29/4). Bantuan diterima Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Kepala Biro Perencanaan, Hukum, dan Humas BNPT Brigadir Jenderal Polisi Tejo Wijanarko mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RANPE).

Ket. Foto: rupiah — Sumber: ist

"Program sinergisitas antarkementerian dan lembaga yang termasuk BUMN telah terlaksana dengan baik dan terus berkembang," ujar Brigjen Pol Tejo, Kamis.

Dia menjelaskan pemberian bantuan didasari surat keputusan Menteri Koordinasi Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Seiring waktu, kegiatan dirasa berkembang, berjalan dengan baik, dan cakupannya lebih luas. Maka, pemberian bantuan ditingkatkan menjadi kegiatan yang dasarnya menjadi peraturan presiden, yaitu RANPE.

Adapun bantuan dialokasikan untuk 22 orang program deradikalisasi. Dengan adanya kolaborasi antara BNPT, Bio Farma, dan pemerintah daerah, diharapkan program tersebut dapat berkelanjutan dan membawa dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Bekasi.

Untuk itu, Tejo menyebutkan pemberian bantuan akan terus diperluas dengan melibatkan pemerintah daerah karena merupakan kegiatan yang berkesinambungan.

Sementara itu, Sekretaris Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi Sri Enny Mainiarti memberikan apresiasi kepada BNPT dan PT Biofarma atas dukungan dalam pembangunan sumber daya manusia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.