Gus Yasin Apresiasi Peran Muslimat NU dalam Pendidikan Anak dan Pemberdayaan UMKM

Minggu, 27 Apr 2025, 20:22 WIB

SEMARANG — Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen mengapresiasi kontribusi besar yang diberikan organisasi kemasyarakatan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dalam pengembangan sektor pendidikan anak usia dini dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Gus Yasin, sapaan akrab Taj Yasin saat menghadiri Pengajian Hari Lahir ke-79 Muslimat NU di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (27/4).

Ket. Foto: Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, saat Pengajian Hari Lahir ke-79 Muslimat NU di RTH Klero, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Minggu (27/4). — Sumber: koran jakarta/henri pelupessy

“Banyak anggota Muslimat NU yang tidak hanya aktif menggerakkan ekonomi keluarga melalui UMKM, tetapi juga berperan dalam pendidikan dini lewat Raudhatul Athfal (RA). Ini kontribusi nyata yang patut kita apresiasi,” kata Gus Yasin di hadapan lebih dari 10 ribu jemaah Muslimat NU.

Gus Yasin secara khusus mengapresiasi kemandirian Muslimat NU Kabupaten Semarang dalam menjalankan roda organisasi tanpa ketergantungan terhadap bantuan pemerintah daerah.

Ia menilai, sifat gotong royong dan kemandirian tersebut menjadi kunci keberhasilan mereka. “Muslimat NU ini luar biasa. Mereka mandiri, bahkan membawa bekal sendiri dari rumah untuk kegiatan. Ini bentuk organisasi yang sehat dan berdaya,” ujar dia.

Menurutnya, keberhasilan organisasi kemasyarakatan tidak hanya diukur dari banyaknya program, tetapi juga dari keteladanan dalam menjalankan nilai-nilai kebersamaan dan penguatan ekonomi lokal.

“Organisasi ini sehat. Tambah usia, tambah semangat, itulah tanda-tanda organisasi yang hidup dan berkembang,” tambah Gus Yasin.

Dalam acara tersebut, Gus Yasin juga menyerahkan hadiah ibadah umroh kepada salah satu peserta pengajian yang memenangkan undian.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Semarang, Nur Arifah, dalam laporannya menyampaikan berbagai capaian organisasi, termasuk keberhasilan dalam pengelolaan tanah wakaf, infak, dan sedekah anggota.

Nur Arifah menjelaskan, saat ini pembangunan tahap pertama Gedung Muslimat NU dan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) telah rampung.

Selanjutnya, pembangunan akan dilanjutkan dengan tahap kedua yang mencakup pembangunan kantor, pagar keliling, paving, dan kanopi penghubung antarbangunan. “Kami berharap, fasilitas ini akan memperkuat peran Muslimat NU dalam pemberdayaan masyarakat, terutama di bidang pendidikan, pelatihan, dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Nur Arifah.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, yang turut hadir bersama istri, juga mengapresiasi peran Muslimat NU. Ia menilai, kiprah organisasi ini berkontribusi signifikan dalam penurunan angka stunting di wilayahnya.

“Peran Muslimat NU luar biasa, membantu mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya dalam sektor kesehatan masyarakat,” kata Ngesti.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, seperti Wakil Bupati Semarang sekaligus Ketua PC Muslimat NU Nur Arifah, Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo KH Yusuf Chudlori, serta jajaran pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Semarang.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.