Dihadiri 250 Ribu Pelayat, Paus Fransiskus Dimakamkan dalam Upacara Agung yang Sederhana

Minggu, 27 Apr 2025, 05:05 WIB

Vatikan, 26 April 2025 — Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik yang dikenal karena pendekatan pastoralnya, dimakamkan dalam sebuah upacara megah namun sederhana di Basilika Santo Petrus, Vatikan. Upacara ini dihadiri oleh lebih dari 250.000 pelayat dari seluruh dunia, termasuk para pemimpin negara dan tokoh masyarakat.

Misa pemakaman dimulai pukul 10.00 waktu setempat dan dipimpin oleh Kardinal Giovanni Battista Re, Dekan Dewan Kardinal. Setelah misa, peti jenazah Paus Fransiskus dibawa dalam prosesi menuju Basilika Santa Maria Maggiore, tempat peristirahatan terakhirnya, sesuai dengan keinginannya untuk dimakamkan di luar Vatikan.

Ket. Foto: Ket. Jenazah Paus Fransiskus akan disemayamkan di Basilika Santo Petrus di Vatikan, Rabu, 23 April 2025, di mana ia akan disemayamkan selama tiga hari — Sumber: Doc. AP

Dalam prosesi tersebut, peti jenazah disambut oleh 40 individu dari komunitas marjinal, termasuk pengungsi, tunawisma, dan mantan narapidana, mencerminkan komitmen Paus Fransiskus terhadap kaum terpinggirkan. Peti jenazahnya yang terbuat dari kayu sederhana, dilapisi seng, dan hanya bertuliskan "Franciscus", mencerminkan kerendahan hati yang selalu ia junjung selama masa kepausannya.

Upacara ini juga dihadiri oleh lebih dari 130 delegasi asing, termasuk Presiden AS Donald Trump, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Keamanan diperketat dengan kehadiran lebih dari 4.000 personel keamanan dan penerapan zona larangan terbang di atas Roma.

Paus Fransiskus wafat pada 21 April 2025 di usia 88 tahun akibat stroke dan gagal jantung. Selama 12 tahun masa kepemimpinannya, ia dikenal karena reformasi progresifnya, termasuk pendekatan inklusif terhadap komunitas LGBTQ+, advokasi terhadap lingkungan, dan penekanan pada kesederhanaan dalam kehidupan gereja.

Dengan dimulainya masa berkabung selama sembilan hari, Dewan Kardinal dijadwalkan untuk berkumpul pada awal Mei guna memilih penerus Paus Fransiskus.

Redaktur: Eko S

Penulis: Eko S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.