Masyarakat Beberkan Kecurangan UTBK-SNBT 2025 di Medsos, Panitia SNPMB Tegaskan Tengah Lakukan Investigasi
Sabtu, 26 Apr 2025, 14:57 WIBGORONTALO - Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) menegaskan tengah melakukan verifikasi dan investigasi terkait adanya laporan dari masyarakat di media sosial (medsos) disertai bukti kecurangan berupa dokumen yang diduga merupakan soal Ujian Tulis Berbasis Komputer â Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025.
Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB 2025 Eduart Wolok mengatakan panitia sangat menyesalkan dan mengutuk segala bentuk kecurangan dalam pelaksanaan UTBK-SNBT karena hal tersebut mencederai prinsip keadilan, integritas, dan kejujuran yang menjadi dasar seleksi nasional.
"Dengan adanya dugaan soal yang tersebar di berbagai media sosial dipastikan bukan merupakan bocoran soal UTBK, namun merupakan kecurangan oknum peserta yang merekam soal di sesi pertama hari pertama UTBK dengan menggunakan alat bantu elektronik yang tidak diperkenankan dibawa selama ujian," ucap dia dalam keterangannya Sabtu (26/4).
Selanjutnya, Panitia SNPMB menjamin bahwa paket soal UTBK sudah disiapkan sejumlah sesi yang diselenggarakan, sehingga tidak ada soal yang sama. Bahkan soal UTBK sesi pagi dan siang pada hari yang sama juga dipastikan berbeda.
Panitia SNPMB, kata dia, berhasil menengarai modus baru alat bantu kecurangan berupa kamera yang dipasang pada behel gigi, kuku, ikat pinggang, dan kancing yang tidak terdeteksi menggunakan detektor logam.
"Tindakan ini bertujuan untuk memperoleh soal secara tidak sah, yang jelas bertentangan dengan ketentuan yang telah ditetapkan," kata dia.
Kasus dugaan kecurangan yang teridentifikasi sedang dalam proses verifikasi dan investigasi lebih lanjut bekerja sama dengan berbagai pihak.
Eduart mengatakan Panitia SNPMB telah menyampaikan imbauan pada seluruh Penanggung Jawab Pusat UTBK untuk meningkatkan kecermatan pemeriksaan peserta UTBK pada saat akan memasuki ruang ujian dan meningkatkan pengawasan pada saat ujian berlangsung.
Langkah preventif dan korektif telah dan akan terus dilakukan, termasuk mendata akun peserta yang diduga melakukan kecurangan melalui analisis rekaman CCTV dan log aktivitas sistem, serta pemanggilan pihak-pihak terkait baik secara internal maupun eksternal.
Selain itu sanksi tegas akan diberikan kepada peserta yang terbukti melakukan kecurangan, berupa pembatalan hasil UTBK 2025, diskualifikasi dari semua jalur SNPMB di PTN sampai kapan pun, dan pelaporan ke institusi pendidikan asal, termasuk sanksi tegas apabila ada keterlibatan pihak internal.
Panitia SNPMB, kata dia, menjamin proses seleksi akan tetap berlangsung secara adil dan transparan serta mengimbau seluruh peserta untuk tidak resah dan tetap menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas.
"Kami sangat mengapresiasi pada masyarakat yang berpartisipasi dalam memberikan informasi laporan kecurangan. Untuk itu Panitia SNPMB mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menjaga integritas proses seleksi nasional ini. Apabila ada hal-hal yang ingin disampaikan bisa disampaikan pada kanal- kanal resmi SNPMB atau ke ULT Kementerian," ucap Eduart.
- Kecurangan
- Investigasi
- UTBK-SNBT
- UTBK-SNBT 2025
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
7 Inovasi Pertanian yang Bikin Indonesia Lebih Hijau dan Modern
-
Dandim 0501/JP Bersama Forkopimda Yakinkan Pelaksanaan Ibadah Natal di Wilayah Jakarta Pusat Aman dan Kondusif
-
AI Bantu Ilmuwan Lacak Gunung Es yang Terapung di Laut
-
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp21.000 Ke Angka Rp2,364 Juta/Gram
-
Perenungan Akhir Tahun, Psikolog HIMPSI Tekankan Pentingnya Menghargai Diri
-
Ramainya Penjualan Kulit Ketupat Jelang Lebaran di Aceh
-
Kinerja Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.