Kampung-kampung di Papua Diharapkan Mengembangkan Ekonomi Berkelanjutan

Jumat, 25 Apr 2025, 15:48 WIB

JAYAPURA - Dana Kampung (DK) harus digunakan sesuai dengan fungsinya agar dapat menyejahterakan masyarakat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan Adat Provinsi Papua, Max Olua, di Jayapura, mengatakan saat ini DK langsung di transfer ke rekening kampung. Sedangkan dinas hanya mengawasi pemakaiannya.

Ket. Foto: Papua — Sumber: ist

“Kami sangat mendorong agar pemerintah kampung membangun ekonomi berkelanjutan dengan melihat berbagai potensi,” katanya. Menurut Max, dengan melihat potensi, ekonomi keberlanjutan dapat terwujud.

“Apalagi saat ini pemerintah akan menghadirkan Koperasi Merah Putih. Ini menjadi potensi dalam mengembangkan perekonomian di perkampungan,” ujarnya.

Dia menjelaskan saat ini terdapat 948 kampung di sembilan kabupaten/kota. Tiap kampung memiliki potensinya sehingga harus dikembangkan.

“Dengan menggunakan dana kampung seperti untuk membangun infrastruktur serta sarana, perekonomian akan tumbuh,” ujarnya.

Max menambahkan dengan begitu ekonomi di perkampungan bisa lebih kuat dengan menggali potensi-potensi yang ada di setiap kampung.

Seperti di Genyem, Kabupaten Jayapura memiliki biji kakao, hutan sagu, kopi. Lalu, di kampung wilayah pesisir dengan hasil lautnya. Selanjutnya, beberapa kabupaten kota lainnya juga punya. “Kepala kampung perlu membuat program yang memberikan dampak ekonomi keberlanjutan,” katanya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.