Real Madrid Terancam Tanpa Alaba dan Camavinga di Final Copa del Rey Lawan Barcelona

Kamis, 24 Apr 2025, 14:00 WIB

MADRID – Real Madrid terancam tampil pincang di final Copa del Rey melawan Barcelona, Sabtu ( pada Sabtu mendatang, setelah dua pemain andalan mereka, David Alaba dan Eduardo Camavinga, mengalami cedera dalam kemenangan 1-0 atas Getafe di lanjutan LaLiga, Kamis(24/4) dini hari WIB.

Gol semata wayang dicetak oleh gelandang muda asal Turki, Arda Guler, di babak pertama dan menjaga harapan Los Blancos dalam perebutan gelar LaLiga musim ini tetap hidup. Namun kemenangan tersebut dibayar mahal.

Ket. Foto: Pemain Real Madrid Arda Guler merayakan gol bersama David Alaba dalam laga kontra Getafe, Kamis (24/4) dini hari WIB. — Sumber: Real Madrid

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengungkapkan bahwa Alaba dan Camavinga mengalami cedera otot kaki dan sangat diragukan bisa tampil di laga krusial melawan Blaugrana.

“Kita akan lihat hasil pemeriksaan medis besok, tapi sepertinya kecil kemungkinan mereka bisa bermain di final,” ujar Ancelotti dalam konferensi pers usai pertandingan.

Kondisi Real Madrid semakin sulit karena dua pemain lainnya, Ferland Mendy dan Kylian Mbappé, juga dipastikan absen karena cedera. Dengan hilangnya tiga pemain bertahan, Ancelotti kemungkinan besar akan mengandalkan Fran Garcia di posisi bek kiri untuk meredam potensi ancaman dari Lamine Yamal, wonderkid Barcelona berusia 17 tahun yang tengah naik daun.

Sementara itu, Barcelona tampil dominan musim ini dan saat ini berada di puncak klasemen LaLiga dengan 76 poin, unggul empat angka dari Real Madrid dengan lima laga tersisa. Tim asuhan Xavi Hernandez itu juga sedang memburu treble winner, dengan semifinal Liga Champions melawan Inter Milan sudah menanti pekan depan.

Barcelona sudah dua kali menaklukkan Real musim ini: menang telak 4-0 di Santiago Bernabéu pada Oktober lalu di LaLiga, dan menggulung Madrid 5-2 di final Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi, Januari lalu.

Meski demikian, Ancelotti tetap yakin timnya bisa memberi perlawanan. “Mungkin ada yang jadi favorit, tapi final adalah final. Segala hal bisa terjadi,” ujar pelatih asal Italia tersebut.

“Kami harus bertahan dengan baik, tapi kami juga akan punya peluang. Kemenangan hari ini jadi suntikan semangat. Babak pertama sangat bagus, meski akhir laga lebih sulit — yang penting kami menang,” sambungnya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.