Jaga Nilai Kebhinekaan, Gubernur Kalbar Apresiasi Kontribusi Masyarakat Madura di Kalimantan
Kamis, 24 Apr 2025, 13:07 WIBPONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, mengapresiasi kontribusi masyarakat Madura, Jawa Timur (Jatim) yang dinilai berandil dalam menjaga persatuan dan pembangunan di Kalbar.
Hal itu disampaikan Ria Norsan dalam acara pelantikan pengurus baru Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalimantan Barat yang digelar di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (24/4).
âSaya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi masyarakat Madura di Kalbar dalam menjaga persatuan dan pembangunan daerah. Dan saya pastikan akan menjalankan program pembangunan di Kalbar tanpa sekat etnis,â kata Ria Norsan.
Norsan mengatakan identitas lokal yang dimiliki Kalbar harus menjadi kekuatan untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.
Ia juga memuji peran aktif masyarakat Madura yang dinilainya memiliki karakter gigih dan religius, serta mampu berkontribusi nyata di berbagai sektor, termasuk bidang ekonomi.
âSaya berharap IKBM tetap kompak dan terus berkembang. Kultur Madura yang religius adalah daya tarik yang sangat berharga,â tuturnya.
Dalam sambutannya Ria Norsan menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan Kalimantan Barat. Dia meminta seluruh elemen masyarakat, termasuk IKBM, untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan Kalbar yang maju dan sejahtera. âMari kita bangun ruang dialog dan kerja sama, menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman,â katanya.
Sementara itu, Ketua IKBM Kalimantan Barat Sukiryanto mengungkapkan rasa syukurnya atas pelantikan pengurus IKBM yang baru pertama kali digelar secara resmi di Pendopo Gubernur dalam sejarah 35 tahun eksistensi organisasi ini.
âIni merupakan kebanggaan kita bersama. Kita akan terus bersinergi, mendukung program pembangunan, dan menjadi bagian dari solusi,â kata Sukiryanto.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga ketertiban sosial, termasuk melalui kerja sama dengan aparat keamanan. Sukiryanto mengingatkan komitmen IKBM terhadap kesepakatan bersama yang telah dibangun dengan aparat penegak hukum, termasuk larangan membawa senjata tajam, yang dinilai penting dalam menjaga ketertiban dan mencegah konflik.
âKita hidup di Kalimantan Barat harus tunduk pada adat istiadat yang berlaku. Kita semua adalah bagian dari Kalimantan Barat,â katanya.
Sukiryanto juga menyampaikan aspirasi masyarakat Madura untuk memiliki pusat kegiatan yang mewakili berbagai suku di Kalbar, guna memperkuat integrasi dan memperkenalkan kekayaan budaya masing-masing.
IKBM juga mengakui eksistensi organisasi-organisasi Madura lain, baik yang berskala nasional maupun lokal. Namun, ia menegaskan bahwa IKBM Kalbar tetap menjadi wadah utama yang dibentuk oleh tokoh-tokoh lokal dalam semangat menjaga harmoni di Bumi Khatulistiwa.
âKami ingin terus menjaga nilai-nilai kebhinekaan dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam program pembangunan,â kata Sukiryanto.
- Jaga Persatuan
- Gubernur Kalbar
- Masyarakat madura
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Gubernur: Pemprov DKI Komitmen Jaga Kondusivitas
-
Ledakan Besar di Pelabuhan Iran Diduga terkait Pengiriman Bahan Bakar Rudal
-
Festival literasi di Depok
-
Dukung Keamanan dan Efisiensi Sistem PLTS, Schneider Electric Luncurkan Pemutus Sirkuit Generasi Baru
-
Banjir-longsor Sukabumi akibatkan satu warga tewas dan tujuh hilang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.