Jack Draper Bela Jannik Sinner Terkait Kasus Doping: “Dia Tak Pantas Dibenci”
Kamis, 24 Apr 2025, 07:30 WIBMONTE CARLO â Petenis asal Inggris, Jack Draper, angkat bicara soal kontroversi kasus doping Jannik Sinner. Draper menyatakan bahwa petenis nomor satu dunia itu adalah sosok baik hati dan tidak pantas menerima kebencian dari publik.
Sinner sempat dijatuhi sanksi larangan bertanding selama tiga bulan oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA) setelah dua hasil tes menunjukkan indikasi positif. Meski awalnya dibebaskan oleh pengadilan, WADA kemudian menantang keputusan itu dan akhirnya tercapai kesepakatan larangan sementara yang diterima Sinner pada Februari lalu.
Sejak menjuarai Australia Open 2025, Sinner belum kembali bertanding di level kompetitif. âSaya selalu berkata jujur soal siapa pun, termasuk Jannik. Menurut saya, dia adalah pribadi yang sangat tulus dan baik,â ujar Draper dalam wawancara bersama The Guardian dan BBC, Kamis (24/4).
âDalam situasi seperti ini, saya yakin dia sama sekali tidak menyadari apa yang terjadi. Kadang, hidup memang berjalan tidak sempurna dan kesalahan bisa saja terjadi,â tambah petenis peringkat enam dunia tersebut.
Jannik Sinner kini telah diizinkan kembali berlatih sejak 13 April dan sempat menjalani sesi latihan bersama Draper di Tennis Club de Beaulieu, Prancis.
âKalau bisa memilih rekan latihan, tentu saya ingin berlatih dengan yang terbaik di dunia. Meskipun dia sempat absen, kualitas permainannya tetap luar biasa,â ujar Draper.
âSaya sangat menantikan kehadirannya kembali di tur. Kehilangan pemain seperti dia membuat atmosfer kompetisi terasa berbeda. Senang rasanya bisa berlatih bersama dan mendapatkan sparring yang berkualitas,â sambungnya.
Menurut Draper, penting bagi publik untuk melihat sisi lain dari seorang Jannik Sinner, yang selama ini dikenal rendah hati dan pekerja keras.
âOrang-orang perlu tahu bahwa dia adalah pribadi yang baik, sangat tulus, dan tidak pantas menerima ujaran kebencian,â tutupnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
DPR Serukan Pemerintah Segera Reformasi Regulasi Penanganan Kasus Narkotika
-
Disidang di Miami, Influencer Andrew Tate dan Adiknya Menolak Diekstradisi ke Inggris
-
Piala Dunia 2026 Bergulir di Tengah Euforia, Harga Tiket Fantastis, dan Polemik Visa
-
China Dukung Kelanjutan Perundingan Damai Iran dan Amerika Serikat di Swiss
-
Pelatih Arab Saudi Akui Timnya Kalah Kualitas dengan Spanyol
-
Jannik Sinner Juarai Wimbledon 2026 usai Kalahkan Alexander Zverev
-
Antonelli Gagalkan Hamilton Menang di Kandang, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.