Tiga Kartini Muda Sukses Ciptakan Fesyen Lokal dan Lapangan Kerja bagi Perempuan
Rabu, 23 Apr 2025, 21:25 WIBSetiap tahunnya, tanggal 21 April menjadi hari penting untuk mengenang perjuangan Kartini sebagai sosok yang menginspirasi wanita untuk berkembang dan berkarya. Semangat inilah yang terus hidup dan tercermin dalam perjalanan tiga pendiri Luxxe Studio.
Mereka adalah Sabila Anjani Syahrul, Meutia Tasla Syahrul dan Cella Chintania.  Ketiganya dinilai  turut berjasa dalam memberdayakan perempuan melalui inovasi dan kolaborasi dalam memajukan bisnis fashion mereka sejak 2016. Â
Luxxe Studio lahir dari inspirasi yang sederhana, berawal dari pengalaman pribadi para co-founder yang kerap kesulitan menemukan pakaian formal sesuai selera. Studion ini kemudian berniat  menciptakan pakaian yang memang ingin dipakai sendiri.
âFesyen piece yang tidak hanya stylish, tetapi juga memiliki potongan yang tepat dan kualitas yang dapat diandalkan,â ujar Co-Founder Luxxe Studio, Sabila Anjani Syahrul.
Menurut Sabila, di tengah banyaknya jenama fesyen yang bermunculan saat ini, memiliki keunikan menjadi sangat penting. Namun begitu tetap harus relevan dengan kebutuhan perempuan akan pakaian yang nyaman dan fungsional.
Perjalanan Luxxe Studio bukan tanpa tantangan, namun mereka selalu mencari solusi terbaik untuk terus memajukan usahanya. Salah satunya dengan mengikuti kursus di salah satu sekolah fesyen terbaik di Indonesia untuk terus mengikuti (keep up) dengan industri fesyen, baik secara bisnis maupun teknis. Di sini ia belajar bagaimana proses pembuatan pakaian hingga cara melihat industri dari sudut pandang bisnis.
Di sisi lain, tantangan yang juga harus mereka hadapi adalah membangun semua pondasi Luxxe Studio dari dasar seperti produksi, pemasaran, hingga kepercayaan pelanggan satu per satu. Karena platform, e-commerce dulu belum se-populer sekarang, Sabila mengungkap bahwa dulu pihaknya harus melakukan transaksi satu per satu lewat fitur perpesanan di media sosial.
Untuk memperluas jangkauan bisnisnya hingga ke seluruh Indonesia, Luxxe Studio memutuskan untuk mulai bergabung dengan Shopee. Setelah menerapkan strategi baru dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, bisnis mereka terbukti semakin melejit.
Ia mengatakan, Luxxe Studio diminati karena produk-produknya karena pihaknya mendesain pakaian dengan menggabungkan unsur tradisional dengan sentuhan modern. Salah satunya seperti âRaya Collection 2025â mengambil inspirasi dari keanggunan busana perempuan Indonesia.
âKami percaya bahwa produk lokal harus mempunyai karakter yang kuat, namun tetap mempertahankan kualitas, model hingga packaging yang menarik minat pelanggan,â ujar Sabila.
Rekrut Karyawan di Sekitar
Semangat Kartini pun tidak hanya diwujudkan ketiganya lewat inovasi bisnis, tetapi juga manfaat ekonomi yang dihadirkan kepada komunitas di sekitar. Sabila, Cella, dan Meutia menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya ibu-ibu rumah tangga.
Lewat sistem manajemen yang kuat dan lingkungan yang suportif, Luxxe Studio sukses membuat satu tim khusus detail payet yang diisi oleh ibu-ibu, kesejahteraan dan work life balance mereka yang terlibat pun terjamin.
âSalah satu tim kami, yaitu tim khusus detail payet dibantu oleh ibu-ibu di sekitar lingkungan kami. Jam kerja mereka kami atur sampai sekitar pukul 4 sore, sehingga setelahnya mereka tetap bisa pulang, mengurus anak-anak, dan menjalani peran sebagai ibu di rumah,â ungkapnya.
âDengan pendekatan ini, kami tidak hanya fokus pada kualitas produk, tapi juga pada dampak sosial dari bisnis yang kami bangun. Konsep ini diusung karena bagi kami, Luxxe Studio bukan sekadar brand fesyen, tapi juga wadah untuk memberdayakan dan menginspirasi komunitas, khususnya para perempuan,â tambah Sabila.
Bagi mereka, sosok Kartini di era modern ini adalah para wanita hebat yang memiliki kapasitas besar untuk membawa perubahan positif di masyarakat. Perempuan pun disebutnya harus berani berani bermimpi, mengambil risiko, dan berinovasi.
Oleh karena itu para anak muda, khususnya perempuan, yang hendak merintis bisnis di industri fesyen ia memiliki tiga resep manjur. Resep pertama, jangan takut gagal, eksekusi adalah kunci utama semua ide bisnis.
âCoba aja dulu, apa pun idenya, yang penting langsung tes ke market. Dari situ kita bisa tahu mana yang works, mana yang perlu diperbaiki. Jangan menunggu sempurna dulu baru mulai, karena justru proses jatuh bangun itu yang bikin kita berkembang,â ungkap Sabila.
Resep kedua, adalah identitas merek (brand identity) yang kuat. Ia mengatakan setiap jenama harus tahu dan paham pesan yang hendak disampaikan sekaligus target pasarnya.
Jika resep kedua itu sudah di tangan, maka resep ketiganya sekaligus yang terakhir adalah konsisten dan transparan. Di tengah situasi dunia yang terus berubah, Sabila mengatakan bahwa adaptasi adalah kunci untuk bisa bertahan di industri fesyen Indonesia.
âDunia terus berubah; tren, cara belanja, bahkan cara berkomunikasi dengan customer juga berubah. Jadi penting banget buat kita tetap adaptif, mau belajar hal baru, dan jangan cepat puas. Nikmati setiap prosesnya, dan terus ambil pelajaran yang datang lewat setiap langkah yang kita jalani,â pungkasnya.
Affiliate Marketing
Sejak bergabung dengan Shopee pada tahun 2017, bisnis Luxxe Studio mengalami pertumbuhan yang signifikan. Awalnya, Shopee digunakan sebagai alternatif penjualan atas permintaan pelanggan yang merasa lebih aman bertransaksi melalui platform tersebut. Namun, seiring waktu, mayoritas pelanggan mereka datang dari Shopee.
Menurut Sabila, berbagai fitur dan program yang dihadirkan Shopee mendorong pertumbuhan bisnis mereka. Kehadiran fitur Shopee Live dan Shopee Video membantu mereka untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan dan memperkenalkan produk secara real-time, sekaligus menampilkan detail produk guna untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan. Salah satu program Shopee yaitu Shopee Affiliate disebutnya juga membantu memperluas jangkauan Luxxe Studio.
Selain itu, ia mengatakan bahwa lonjakan pesanan juga terjadi pada kampanye tanggal kembar seperti 9.9, 10.10, dan 11.11, jumlah pesanan bisa meroket sampai 3 kali lipat dibandingkan hari biasa. Hal ini didorong karena beragam promo, voucher, dan fitur gratis ongkir yang ditawarkan Shopee sangat diminati pelanggan.
âPada akhirnya, omzet kami meningkat sebesar 20-30 persen setiap tahunnya berkat platform Shopee. Setiap tahunnya saat menjelang hari Raya, rata-rata peningkatan penjualan kami bisa mencapai hingga 200 persen, ini berkat partisipasi kami dalam kampanye-kampanye seperti Shopee Ramadan Fashion Bazar,â tambah Sabila.
- Pemberdayaan Perempuan
- kartini muda
- Sabila Anjani Syahrul, Meutia Tasla Syahrul, dan Cella Chintania
- fesyen lokal
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Samsat Karawang Ajak Warga Manfaatkan Perpanjangan Pemutihan Pajak
-
Gubernur: Pemprov DKI Berkomitmen Terus Tingkatkan Layanan Transjakarta
-
Akhmad Munir Terpilih Ketua Umum PWI Pusat, Tiga Formatur Disepakati
-
Menteri LH Pastikan RI Akan Tangani Polusi Plastik tanpa Tunggu Hasil Perjanjian Plastik Global
-
Indonesia-Australia Kerja Sama Lawan Terorisme
-
Penertiban Pengamen Malioboro Menjelang HUT Kota Yogyakarta
-
Lomba busana karnaval di Palu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.