Misi Akhir Duo Milan Menuju Final Coppa
Rabu, 23 Apr 2025, 07:02 WIBMILAN â Derby della Madonnina kembali hadir di tengah jadwal padat dan tensi tinggi. Kamis (24/4) dini hari WIB, Inter Milan dan AC Milan akan saling mengalahkan untuk merebut satu tiket ke final Coppa Italia di Stadion San Siro, setelah leg pertama berakhir imbang 1-1.
Laga ini akan menjadi pertemuan kelima sekaligus terakhir kedua rival sekota musim ini. Inter yang sempat mendominasi derby sepanjang 2023 hingga awal 2024 dengan enam kemenangan beruntun, kini justru belum bisa menang dalam empat pertemuan terakhir: dua imbang dan dua kalah.
Dalam laga leg pertama dua pekan lalu, Nerazzurri unggul lebih dulu lewat Tammy Abraham. Namun, Hakan Calhanoglu membalas dengan gol spektakuler yang disambut selebrasi emosional ke arah mantan klubnya. Penampilan impresif Mike Maignan di bawah mistar gawang Milan membuat skor bertahan hingga akhir.
Pelatih Inter, Simone Inzaghi, menegaskan tim asuhannya siap menebus kekalahan akhir pekan lalu dari Bologna dan kembali menunjukkan jati diri. âKami tahu betapa besar arti derby ini, bukan hanya untuk fans, tapi juga untuk sejarah klub. Kami masih bersaing di tiga kompetisi, dan setiap laga sekarang terasa seperti final,â ujar Inzaghi.
Namun, Inter menghadapi sejumlah kendala. Marcus Thuram diragukan tampil. Demikian juga Denzel Dumfries dan Piotr Zielinski masih berkutat dengan cedera. Inzaghi kemungkinan akan kembali mengandalkan duet Lautaro Martinez dan Mehdi Taremi di lini depan. Martinez sendiri tinggal butuh satu gol untuk mencatatkan 10 gol ke gawang Milan dalam seluruh kompetisi untuk menyamai rekor legendaris klub.
Kemenangan akan membawa Inter melangkah ke final di Stadio Olimpico. Bologna hampir pasti menanti usai unggul agregat 3-0 atas Empoli. Di sisi lain, AC Milan datang dengan tekanan lebih besar. Posisi mereka di Serie A merosot ke peringkat Sembilan. Peluang lolos ke Liga Champions melalui jalur liga nyaris tertutup. Kemenangan di Coppa Italia bisa menjadi satu-satunya harapan kembali ke pentas Eropa.
âKami tahu sedang dalam masa sulit, tapi derby ini kesempatan untuk membalikkan semuanya. Semangat juang dan kebanggaan kota akan jadi bahan bakar utama,â ujar Sergio Conceicao, pelatih Milan yang baru ditunjuk Januari lalu.
Conceicao diperkirakan tetap mempertahankan formasi 3-4-3 yang mulai diterapkan belakangan. Abraham dan Rafael Leao menjadi andalan di depan. Santiago Gimenez yang baru pulih dari cedera kemungkinan akan mengawali laga dari bangku cadangan. Sedangkan Christian Pulisic melengkapi trisula lini serang.
Kondisi Tim
Rossoneri masih harus tampil tanpa Kyle Walker, Emerson Royal, dan Ruben Loftus-Cheek. Alex Jimenez kembali diandalkan di sisi kanan, mendampingi lini tengah yang akan diisi Tijjani Reijnders dan Youssouf Fofana.
Meski kalah 0-1 dari Atalanta akhir pekan lalu, Milan telah menunjukkan bisa tampil garang di laga-laga besar. Trofi Supercoppa Italiana yang direbut Januari lalu juga dari Inter menjadi bukti.
Derby ini bukan sekadar soal final Coppa Italia. Ini tentang harga diri, sejarah, dan supremasi kota mode. Dalam laga yang dipenuhi emosi dan gengsi, statistik dan performa tak selalu jadi penentu. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Ruang Jeda di Ujung Bawean
-
Gubernur DKI Ingin Jakarta Jadi Destinasi Sport Tourism
-
Gempa Bumi Berkekuatan M6,3 Guncang Afghanistan Utara
-
THR Sudah Cair? Ini 5 Cara Bijak Mengatur THR agar Tidak Sekadar Lewat.
-
Kolaborasi dengan Airbus, Indonesia Bidik Lompatan Besar di Industri Dirgantara
-
WEC Tunda Seri Pembuka Qatar, Balapan F1 Masuk Sorotan
-
Pandji Pragiwaksono Tabayun ke MUI soal Materi Stand up Comedy "Mens Rea", Tak Miliki Niat Bikin Kegaduhan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.