Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Sumsel Targetkan Tekan Kasus Stunting di Bawah 14 Persen

📅 Rabu, 23 Apr 2025, 19:45 WIB | Oleh:
Dinkes Sumsel Targetkan Tekan Kasus Stunting di Bawah 14 Persen Doc: Antara
Ket. Kegiatan pemberian makanan tambahan pada balita di kawasan Gandus Palembang sebagai upaya pencegahan kasus stunting.

Palembang - Dinas Kesehatan Sumatera Selatan terus berupaya menekan angka kasus kekerdilan atau gangguan tumbuh kembang pada anak akibat kekurangan gizi kronis (stunting) dengan target pada 2025 di bawah 14 persen.

"Kami terus menjalankan berbagai program yang dapat menekan kasus stunting di provinsi dengan 17 kabupaten dan kota itu sesuai dengan target," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Trisnawarman di Palembang, Rabu.

Menurut dia, untuk menekan angka stunting sesuai target yang diharapkan, pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait di 17 kabupaten dan kota dalam wilayah Sumsel.

Dengan koordinasi itu diharapkan dapat dilakukan program penurunan angka stunting secara bersama-sama dan tepat sasaran.

Selain itu dapat meningkatkan partisipasi masyarakat masing-masing kabupaten/kota dalam melakukan penanganan dan pencegahan kasus stunting????, kata Kadinkes Sumsel.

Sementara sebelumnya Asisten II Pemkot Palembang Rudi Indawan menjelaskan bahwa pihaknya mengintensifkan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) turun hingga ke pelosok kelurahan untuk menekan angka kasus stunting.

"Berdasarkan data, kasus stunting/tengkes di Ibu kota Sumsel ini secara bertahap berhasil diturunkan dalam beberapa tahun terakhir sekitar 15 persen. Angka stunting itu akan terus diturunkan menjadi 14 persen sesuai target nasional hingga akhir tahun ini," ujarnya.

Menurut dia, petugas yang tergabung dalam TPPS perlu intensif turun ke kawasan permukiman hingga pelosok kelurahan agar terjalin komunikasi yang baik antara petugas dan warga.

"Jalinan komunikasi yang baik antara petugas TPPS dengan masyarakat, dapat membantu melacak kasus stunting di wilayah 107 kelurahan di 18 kecamatan," jelas Rudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.