Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Judol Berkembang Pesat, Pakar UGM Ungkap Alasannya

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 23:49 WIB | Oleh:
Judol Berkembang Pesat, Pakar UGM Ungkap Alasannya Doc: Istimewa
Ket. Kampus UGM

JAKARTA - Polemik judi online masih terus menghantui masyarakat. Sosiolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Andreas Budi Widyanta menjelaskan alasan mengapa judi online terus berkembang pesat di tengah situasi lesunya ekonomi di tanah air.

"Sebuah sistem yang dibuat dengan gamifikasi, sehingga memunculkan rasa senang dan kenikmatan sehingga orang akan terus bermain,” ujar Widyanta, dikutip dari laman resmi UGM, Selasa (22/4).

Dia menilai, banyak orang yang belum menyadari bahwa kalah atau menang dalam judi online bukan soal peruntungan. Hal tersebut merupakan bagian dari sistem yang mengatur dan memunculkan rasa kecanduan.

Pada akhirnya, sistem tersebut sudah didesain untuk memberikan untung bagi korporasi. Ditambah kemudahan akses dan simplifikasi pada sistem judi online juga menjadi faktor terbesar seseorang terjerat di dalamnya.

"Sejak era teknologi digital ini masuk, judi online ini bagian dari tantangannya," jelasnya.

Dia mengungkapkan, eosistem digital sangat mendukung aksesibilitas judi online. Tautan mobile banking atau layanan top-up dan juga pinjaman online mempermudah akses judol.

Sistem digital, kata dia, memungkinkan layanan-layanan tersebut saling terhubung. Dengan demikian korban dapat menyalurkan uang hanya dengan beberapa kali sentuhan di layar gawai.

"Lingkaran setan itu saling terhubung, korban jadi sulit punya kontrol atas hawa nafsu dan kecanduan mereka,” katanya.

Indonesia, kata Widyanta, dengan jumlah populasi mencapai 284 juta jiwa tentu merupakan pasar yang empuk bagi korporasi judi online. Apalagi berdasarkan data, jumlah pengguna internet terus naik setiap tahunnya.

Dia menyebut, bisa jadi fenomena judi online juga dimanfaatkan dalam technopolitics. Dengan demikian, judol merupakan alat intervensi atau eksploitasi politik. 

"Polemik judi online bukan masalah yang mengakar kuat pada satu sektor tertentu, melainkan sudah menjaring di berbagai sektor, saling terhubung, dan sulit ditangani,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.