Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

28 PTN Gelar Seleksi Mandiri Bersama-sama, Berikut Daftarnya

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 08:52 WIB | Oleh:
28 PTN Gelar Seleksi Mandiri Bersama-sama, Berikut Daftarnya Doc: Tangkapan layar SMMPTN-Barat Official
Ket. Kegiatan Soft Launching dan Sosialisasi SMMPTN-Barat 2025

JAKARTA - Kegiatan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri wilayah Barat tahun (SMMPTN-Barat) 2025 kembali dilaksanakan. Kegiatan seleksi masuk perguruan tinggi negeri tersebut telah berlangsung sejak 2017.

"SMMPTN-Barat sendiri adalah satu-satunya model seleksi mandiri masuk perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan secara bersama," ujar Ketua Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Wilayah Barat (BKS-PTN Barat), Marwan, dalam keterangan resminya, Selasa (22/4).

Marwan menerangkan, untuk keterlibatan PTN pada kegiatan SMMPTN-Barat 2025 ini tergabung 28 PTN terkemuka di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa wilayah Barat. Jumlah kepersertaan mengalami dinamika setiap tahun, tergantung komitmen dan keinginan untuk melakukan seleksi.

Dia menjelaskan, SMMPTN-Barat telah menjadi model pelaksanaan ujian yang adil, profesional, akuntabel, efesien, transparan, dan bebas konflik kepentingan. Perkembangan metode seleksi juga semakin menunjukkan peningkatan mutu seleksi.

"Seleksi didasarkan pada ujian tulis komputer (computer-based), sehingga tingkat akurasi penilaian dan keterpilihan calon mahasiswa cukup baik. Hal ini seperti yang juga dilaksanakan pada SNBT secara nasional," jelasnya.

Sebagai informasi, Ke-28 PTN yang tergabung pada SMMPTN-Barat 2025 ini adalah:

• Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh.

• Universitas Malikussaleh (Unimal), Aceh.

• Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Aceh.

• Universitas Samudra (Unsam), Langsa, Aceh.

• Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Jantho, Aceh.

• Universitas Riau (UNRI), Pekanbaru, Riau

• Universita Jambi (UNJA), Jambi.

• Universitas Bengkulu (Unib), Bengkulu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.