Ilmuwan Tiongkok Susun Peta Gen Padi untuk Kembangkan Varietas Unggul

Senin, 21 Apr 2025, 01:00 WIB

BEIJING - Para ilmuwan Tiongkok, baru-baru inj menyusun peta gen padi liar dan padi budi daya secara rinci, menyediakan sumber daya untuk pengembangan varietas tanaman yang lebih unggul dan produktif guna mengatasi kekurangan pangan global serta berbagai tantangan lingkungan.

Dipublikasikan dalam jurnal Nature pada akhir pekan ini, penelitian itu mengumpulkan 145 sampel padi representatif, yang sebagian besar merupakan spesies liar.

Ket. Foto: Anggota Gift From Land, merevitalisasi varietas padi dorman yang dulunya ditanam di wilayah Tiongkok, menanam bibit padi di sawah di distrik Tai Po, Hong Kong. — Sumber: AFP/Peter PARKS

Dikutip dari Antara pada Minggu (20/4), dengan menggunakan teknologi pengurutan gen yang canggih dan metode komputasi, para peneliti di Pusat Keunggulan Ilmu Tanaman Molekuler di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (Chinese Academy of Sciences/CAS) telah menyelesaikan analisis komprehensif terhadap gen padi.

Mereka membentuk koleksi "pangenom" atau sebuah peta yang mencakup hampir seluruh keanekaragaman genetik tanaman padi, termasuk puluhan ribu gen yang spesifik untuk padi liar.

Han Bin, peneliti utama peta gen padi tersebut, meyakini bahwa pengembangan kumpulan data yang begitu besar sangatlah berharga karena penelitian-penelitian sebelumnya tentang gen padi mengandalkan genom referensi tunggal yang hanya dapat menentukan sebagian kecil dari keanekaragaman genetik tanaman.

Sebaliknya, pangenome memungkinkan para ilmuwan untuk mengeksplorasi keanekaragaman padi liar yang kaya, yang telah terbentuk melalui ribuan tahun seleksi alam dan memiliki karakteristik penting yang telah menjamin kelangsungan hidupnya selama berabad-abad budi daya.

Michelle Trenkmann, editor senior jurnal Nature, mengatakan bahwa penelitian itu menunjukkan bahwa "padi liar memiliki kumpulan gen resistensi yang besar. Hal ini dapat membantu dalam upaya peningkatan hasil panen, yang sangat penting untuk ketahanan pangan di masa depan."

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Eko S

Berita Terbaru

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.