• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Waspada! Nyeri Dada Sebela...

Waspada! Nyeri Dada Sebelah Kiri di Atas Payudara, Ini Solusi Pengobatan dari PAFI

Kamis, 17 Apr 2025, 14:01 WIB

JAKARTA - Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) pafikotaselatan.org aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyebab nyeri dada sebelah kiri di atas payudara, serta rekomendasi obat yang bisa dikonsumsi bagi penderitanya. Mengingat nyeri dada tepatnya di sebelah kiri di atas payudara menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami para wanita. 

Beberapa wanita sering merasakan nyeri tersebut akibat adanya ketegangan pada otot. Nyeri dada sebelah kiri di atas payudara juga bisa menyebabkan dampak lain, seperti adanya gangguan pencernaan, serta masalah jantung. Prevalensi nyeri dada pada wanita berkisar 20–40%, dan membutuhkan penanganan medis dengan segera.

Ket. Foto: — Sumber: Freepik/Nusrat Jahan Hafsa

PAFI adalah salah satu organisasi kesehatan terbesar di Indonesia, yang sangat peduli dengan kesehatan masyarakat. Persatuan Ahli Farmasi Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan standar farmasi di Indonesia dari sudut pandang akademis hingga praktik.

Apa saja faktor penyebab terjadinya nyeri dada sebelah kiri di atas payudara?

Pada umumnya, nyeri dan rasa sakit di dada dapat merupakan gejala penyakit jantung yang dikenal sebagai angina. Angina dapat terjadi karena otot jantung kekurangan darah yang kaya oksigen. Rasa sakitnya menyerupai tekanan atau pemerasan di dada dan dapat menyebar ke bahu, leher, rahang bahkan punggung. Berikut adalah beberapa faktor penyebab terjadinya nyeri dada sebelah kiri di atas payudara pada wanita yang perlu diperhatikan meliputi:

1. Adanya gangguan pencernaan

Nyeri dada sebelah kiri atas payudara sering disebabkan oleh gangguan pencernaan seperti maag atau GERD. Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan, menyebabkan rasa sakit di dada yang dapat menyebar ke belakang. Selain itu, luka di lambung karena asam pencernaan dapat menyebabkan nyeri di perut yang memancar ke dada kiri.

2. Gejala penyakit jantung

Bagi sebagian orang dewasa, nyeri dada dapat terjadi karena otot jantung tidak mendapatkan cukup oksigen dari darah. Rasa sakitnya dapat menyebar ke bahu, leher, atau rahang dan sering dipicu oleh aktivitas fisik atau stres. Hal ini disebut dengan angina. Rasa sakit di dada yang disertai gejala seperti keringat dingin, sesak napas bisa menyebabkan serangan jantung.

3. Adanya masalah paru-paru

Pneumonia merupakan salah satu penyebab nyeri dada sebelah kiri di atas payudara. Infeksi paru-paru yang menyebabkan nyeri dada dan gejala pernapasan lainnya seperti batuk, demam, dan sesak napas. Nyeri dada sering memburuk saat bernapas dalam-dalam atau batuk.

4. Masalah otot dan tulang

Peradangan pada tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke tulang dada, sering menyebabkan nyeri saat batuk atau bersin. Nyeri ini biasanya terasa seperti tekanan atau kekakuan di dada. Jika mengalami masalah otot dan tulang, sebaiknya rutin untuk cek kesehatan setiap bulannya.

5. Kondisi medis lainnya

Faktor terakhir yang menyebabkan nyeri dada sebelah kiri di atas payudara adalah mastitis. Penyakit ini sering dialami oleh wanita. Mastitis terjadi akibat infeksi pada saluran susu yang menyebabkan nyeri payudara, umum pada ibu menyusui. 

Apa saja obat yang tepat untuk mengobati nyeri dada sebelah kiri di atas payudara?

PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) telah melakukan penelitian lanjut mengenai penyebab utama dari nyeri dada sebelah kiri di atas payudara pada wanita. Berikut adalah beberapa jenis obat yang umum digunakan untuk mengurangi gejala nyeri dada sebelah kiri pada wanita serta membantu mengelola kondisi tersebut meliputi:

1. Antasida

Antasida merupakan obat untuk mengatasi nyeri dada yang disebabkan oleh asam lambung atau GERD, antasida dapat membantu menurunkan asam lambung. Contoh obat golongan antasida termasuk tums, rolaids, dan mylanta.

2. Nitrogliserin

Nitrogliserin adalah obat yang digunakan untuk melemaskan dan melebarkan pembuluh darah, membantu mengurangi nyeri dada terkait penyakit jantung. Nitrogliserin biasanya digunakan dalam bentuk tablet atau semprotan di bawah lidah.

3. Obat pengencer darah

Salah satu obat pengencer darah seperti warfarin, digunakan untuk mencegah pembentukan gumpalan darah yang dapat menyebabkan nyeri dada. Namun, penggunaan obat ini harus diawasi ketat karena risiko perdarahan.

4. Aspirin

Aspirin adalah obat terakhir yang diresepkan oleh apoteker untuk digunakan bagi penderita gangguan jantung, aspirin dapat membantu mengurangi nyeri dada yang terkait dengan kondisi jantung. 

Selain mengonsumsi obat-obatan, beberapa cara lain untuk mengurangi rasa nyeri dada sebelah kiri di atas payudara adalah istirahat yang cukup serta mengonsumsi minuman hangat. Mengonsumsi teh jahe atau air hangat, dapat membantu meredakan nyeri dada terkait masalah pencernaan. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan apoteker agar mendapatkan rekomendasi obat serta dosis yang sesuai.

(IKN)

  • Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI)
  • Nyeri Dada

Penulis: Tim Redaksi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.