• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Dalami Tokoh di “Perang ...

Dalami Tokoh di “Perang Kota”, Ariel Tatum Banyak Berdiskusi dengan Berbagai Pihak

Rabu, 16 Apr 2025, 18:45 WIB

JAKARTA - Aktris Ariel Tatum mengakui melakukan banyak diskusi dengan berbagai pihak untuk mendalami tokoh Fatimah dalam film "Perang Kota" yang disutradarai oleh Mouly Surya.

“Banyak diskusi sama sutradara, sama banyak juga berlatih dengan pelatih akting juga. Fatimah ini kan kompleks ya menurut saya, terutama karena saya tidak tinggal pada era tersebut jadi banyak cari referensi di buku,” ujar Ariel saat berkunjung ke Kantor Berita Antara, Rabu (16/4).

Ket. Foto: Aktris Ariel Tatum (kiri) dan sutradara Mouly Surya (kanan) saat mempromosikan film Perang Kota di Kantor Berita Antara, Jakarta, Rabu (16/4). — Sumber: ANTARA/Sinta Ambar

Ariel mengakui, dia bahkan menulis berbagai hal terkait kesukaan sang tokoh seperti musik, memori yang diingat saat masih kecil, pola yang disuka. Hal ini menurutnya bisa membantu menghidupkan karakter Fatimah dalam film.

“Unsur-unsur kecil yang menurutku penting,” katanya.

Dengan mencari referensi sebanyak dan seluas mungkin, Ariel menjelaskan ia turut berkonsultasi dengan pelatih dan sutradara untuk menyepakati unsur-unsur yang akan ditampilkan dalam karakter yang ia perankan.

Selain itu, dengan konsultasi itu maka ia mampu memerankan Fatimah dengan nyaman serta menjadikan informasi yang didapat soal karakter atau tokoh film sebagai bekal menjadi aktor film.

Dia juga mengakui sempat melakukan pertemuan dengan Chicco Jerikho yang memerankan tokoh Isa, sosok suami dari Fatimah yang diperankan Ariel.

“Kaya sesederhana saya dan Chicco memutuskan untuk pergi sebagai Isa dan Fatimah dalam sebuah lokakaryamu waktu itu. Jadi benar-benar nge-date. Habis itu di titik kapan Isa dan Fatimah menikah, kenalnya di mana terus dinamika hubungan mereka sebelum menikah bagaimana, hal-hal itu yang membantuku,” kata Ariel.

Menurutnya pertemuan dengan lawan main mampu membangun monolog untuk mengingat masa-masa ketika Isa dan Fatimah awal kenal.

Di sisi lain, saat mendapat kabar bahwa ia terpilih berperan sebagai Fatimah dalam film dengan genre aksi, sejarah dan peperangan, romansa yang diadaptasi dari novel berjudul "Jalan Tak Ada Ujung" karya Mochtar Lubis, Ariel mengira hal ini adalah lelucon. Pasalnya, sosok Mouly merupakan salah satu orang yang ia idolakan.

Bahkan ia memastikan hal ini sampai tiga kali hingga akhirnya menangis karena tak percaya. “Terus pada dikasih tahu beneran casting untuk salah satu film mba Mouly itu, saya nangis. Seperti tidak percaya,” pungkas Ariel Tatum. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.