Universitas Negeri Gorontalo Ungkap Data Korban Mahasiswa yang Hanyut di Sungai Bulawa
Selasa, 15 Apr 2025, 22:51 WIBGorontalo - Pihak Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengungkapkan kronologi dan data 10 mahasiswanya yang hanyut di Sungai Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (15/4).
Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Fitri Lihawa memastikan bahwa dari 10 orang mahasiswa yang hanyut, dua di antaranya meninggal dunia terseret banjir bandang.
Mahasiswa yang meninggal yakni Alfateha Ahdania Ahmadi asal Ratatotok Sulawesi Utara dan Sri Maghfira Mamonto asal Inobonto Sulawesi Utara.
"Keduanya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Fitri.
Ia mengatakan adapun korban selamat yang mengalami luka-luka yakni Fiqri Fariz K Pakaya asal Palele Sulawesi Tengah dan Risman Ahmad asal Taliabu, Maluku Utara.
Fiqri ditemukan dalam kondisi kritis dan dibawa ke Rumah Sakit Tombulilato, namun kini sudah dalam kondisi sadar.
Sementara itu, korban yang sedang dalam evakuasi yakni Sukirman Satar asal Kambani, Sulawesi Tengah, Nirmawati Musa asal Buntulia Gorontalo, Lisda B Laindjong asal Buol Sulawesi Tengah, Ahmad Firli Aprilio Mamonto asal Kotamobagu Sulawesi Utara dan Alif Rahmat Sandhi asal Isimu, Gorontalo.
Satu orang masih dalam pencarian, yakni mahasiswi atas nama Regina Malaka warga Buntulia, Gorontalo.
Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) sekaligus Ketua Pusat KKN UNG Rosbin Pakaya mengatakan bahwa 10 mahasiswa tersebut sebelumnya melakukan pemetaan di wilayah perbukitan desa tersebut sekitar pukul 10.00 WITA.
Setelah kegiatan selesai, sekitar pukul 16.00 WITA para mahasiswa turun untuk kembali ke perkampungan, namun di tengah perjalanan, tiba-tiba mereka dihantam banjir bandang.
"Saat peristiwa itu terjadi, mereka terpisah. Ada yang terbawa arus, ada yang tertahan di batu besar dan ada yang hilang atau tenggelam," kata dia.
Hingga saat ini, lima mahasiswa masih dalam proses evakuasi dari lokasi kejadian, sedangkan satu orang mahasiswi sedang dalam proses pencarian oleh Tim SAR gabungan.
- hanyut di sungai
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Arif
Berita Terkait:
-
Mungkinkah Minyak Mencapai $200 per Barel? Bukan Hal yang Mustahil Kata Para Ahli
-
2.500 Desa Ditargetkan Bisa Nikmati Akses Internet pada 2026
-
Wakapuspen TNI Pastikan Semua Unsur Bergerak Cepat dalam Penanganan Korban Bencana
-
Remaja yang Hanyut di Sungai Pangkal Titi Sumut Dievakuasi Tim SAR Gabungan
-
Seorang Anak Hanyut Terbawa Arus Sungai di Cianjur
-
Tabiang Banda Gadang Banjir, Tim SAR Padang Kerahkan Personel Evakuasi Warga
-
Suriname Catat Kemenangan Bersejarah atas El Salvador, Laga Tercoreng Dugaan Rasis
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.